Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB
Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?
Petugas Bea Cukai saat melihat proses ekspor-impor di pelabuhan. (Dok: Bea Cukai)
  • Pakar nilai Bea Cukai tak perlu bubar, tapi wajib reformasi total kepemimpinan.
  • Digitalisasi dan integritas SDM jadi kunci cegah kebocoran penerimaan negara.
  • Menkeu peringatkan Bea Cukai: Perbaiki layanan atau kembali ke sistem lama.

Suara.com - Wacana pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan pengalihan fungsinya ke lembaga inspeksi internasional seperti Société Générale de Surveillance (SGS) kembali memanas.

Namun, sejumlah pakar menilai opsi pembubaran justru bisa menjadi bumerang bagi kedaulatan ekonomi nasional.

Guru Besar FEB UI, Prof. Telisa Aulia Falianty, menegaskan peran Bea Cukai sangat krusial dalam mengendalikan arus barang dan menekan eksternalitas negatif melalui cukai. Menurutnya, jika dibubarkan, tata kelola ekspor-impor justru berpotensi semakin semrawut.

"Kalau dibubarkan siapa yang mengurus custom and tax-nya? Nanti lebih parah lagi. Jadi reformasinya itu tidak boleh setengah-setengah," ujar Telisa dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Telisa menyoroti dua poin utama yang harus segera diperbaiki pemerintah yakni pola rekrutmen untuk memastikan lembaga diisi oleh orang-orang berintegritas tinggi dan melakukan digitalisasi sistem untuk mengurangi celah human error dan interaksi fisik yang sering menjadi pintu masuk pelanggaran atau "main mata" oknum.

Senada dengan Telisa, Ekonom UKI Milko Hutabarat menilai reformasi harus dilakukan secara tegas dan terukur. Ia bahkan menyoroti latar belakang kepemimpinan saat ini yang dianggap menjadi celah pengawasan.

"Dirjen Bea Cukai yang sekarang sebelumnya dari TNI, jadi masih belum memahami seluk beluk sistem. Mungkin ini jadi celah bagi oknum aparat untuk menghindar dari pengawasan," kata Milko. Ia menyarankan penghapusan titik korupsi melalui integrasi data lintas instansi dan penguatan Authorized Economic Operator (AEO).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan gagasan pembubaran DJBC untuk dialihkan ke SGS. Namun, Purbaya menegaskan opsi itu adalah pilihan terakhir jika kualitas pelayanan tidak segera membaik. Jika tak ada perubahan, bukan tidak mungkin sistem kepabeanan dikembalikan ke pola lama era Orde Baru.

Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, ikut angkat bicara pasca adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret oknum dari level direktur hingga staf. Yudi menekankan pentingnya menempatkan pegawai yang "bersih" di pos strategis.

"Tanpa pegawai yang bersih maka kejadian korupsi akan berulang lagi, hanya akan menimbulkan pemain baru saja," tegas Yudi. Menurutnya, pembenahan ini mendesak dilakukan demi mengoptimalkan penerimaan negara untuk membiayai program pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:00 WIB

Terkini

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:44 WIB

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Tips Atur Properti, Mulai dari Desain Interior Ruang Terkoneksi Elektrik

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:00 WIB

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Tekanan Pasar Aset Kripto Pengaruhi Kinerja COIN di Kuartal I-2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:24 WIB

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Harga Avtur di Bandara SoekarnoHatta Naik Lagi, Melonjak 16,6 Persen, Tembus Rp27.357/Liter

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:53 WIB

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Kado Pahit Buat Buruh, Permenaker 7/2026 Langgengkan 'Perbudakan Modern' Alih Daya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:47 WIB

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$ 126 Per Barel!

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:36 WIB

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

BTN Genjot Pariwisata Nasional Lewat Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:21 WIB

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Harga Emas Global Menguat, Kemendag Naikkan HPE dan HR Emas pada Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:12 WIB

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:52 WIB

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Khamenei Klaim Kemenangan atas AS, Iran Pertegas Kendali Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:43 WIB