Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 23 Maret 2026 | 08:02 WIB
Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
  • Konflik geopolitik antara AS, Israel, dan Iran menyebabkan pasar kripto merosot signifikan pada Minggu, 22 Maret 2026.
  • Bitcoin sempat turun 3,3% ke US$68.150; penurunan ini dikaitkan dengan aksi jual aset berisiko global lainnya.
  • Fokus regulasi yang memudar dan kenaikan biaya penambangan akibat harga energi turut memperburuk pelemahan pasar kripto.

Suara.com - Pasar mata uang kripto kembali terperosok ke zona merah seiring memanasnya konfrontasi militer dan saling lempar ancaman antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Bitcoin (BTC) mencatatkan penurunan hingga 3,3% pada perdagangan Minggu (22/3/2026), menyentuh level US$68.150, yang merupakan titik terendahnya sejak awal Maret tahun ini.

Fenomena pelepasan aset (sell-off) ini juga merembet ke berbagai token utama lainnya:

Ether (ETH): Merosot hampir 5% ke kisaran US$2.050.

Altcoins: Token populer seperti Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA) turut mengalami pelemahan signifikan.

Sejak agresi militer AS dan Israel terhadap Iran pecah pada akhir Februari lalu, nilai Bitcoin telah terpangkas sekitar 20%.

Penurunan tajam ini sekaligus memicu perdebatan mengenai narasi Bitcoin sebagai aset perlindungan nilai (safe haven) di masa krisis, yang ternyata masih memiliki keterbatasan besar saat menghadapi guncangan geopolitik nyata.

Peter Tchir, Kepala Strategi Makro di Academy Securities, menilai bahwa pelemahan kripto tidak berdiri sendiri. Bitcoin terseret dalam gelombang jual aset berisiko yang juga menghantam pasar saham.

Selain itu, lonjakan harga energi akibat konflik global menambah beban bagi industri kripto karena biaya penambangan (mining) menjadi jauh lebih mahal.

"Kenaikan harga sebelumnya banyak dipicu oleh spekulasi terhadap regulasi baru. Namun, saat ini Washington lebih fokus pada urusan perang, sehingga euforia investor terhadap legislasi kripto mulai memudar," jelas Tchir pada Minggu waktu setempat, seperti yang dikutip via Bloomberg.

Ia menambahkan bahwa profil risiko pasar saat ini berada pada level yang sangat tinggi.

Sebagai satu-satunya pasar yang beroperasi tanpa henti (24/7), pergerakan kripto di akhir pekan sering kali menjadi cermin bagi ekspektasi pasar tradisional saat dibuka nanti. Data dari bursa derivatif Hyperliquid menunjukkan:

Kontrak Minyak: Melonjak lebih dari 4% hingga menembus US$99 per barel.

Kontrak Berjangka Saham: Indeks Nasdaq 100 dan S&P 500 kompak dibuka melemah lebih dari 1%.

Ketegangan semakin memuncak setelah Presiden Donald Trump mengancam akan membombardir pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz—jalur logistik vital dunia—tidak segera dibuka kembali.

Iran merespons dengan ancaman balasan yang akan menargetkan pangkalan-pangkalan AS dan Israel di Timur Tengah jika infrastruktur energi mereka digempur.

Secara teknis, aksi jual massal ini memperparah tren penurunan jangka panjang yang dimulai sejak awal Oktober lalu. Padahal, kala itu Bitcoin sempat bertengger di atas US$120.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin

Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:02 WIB

Harga Bitcoin Akhirnya Kembali ke Level US$ 70.000, Siap Menguat saat Perang?

Harga Bitcoin Akhirnya Kembali ke Level US$ 70.000, Siap Menguat saat Perang?

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:27 WIB

Jaga Transparansi, Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan Industri Digital

Jaga Transparansi, Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan Industri Digital

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:45 WIB

Pasar Saham dan Bitcoin Terancam Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

Pasar Saham dan Bitcoin Terancam Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 06:12 WIB

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:30 WIB

Bitcoin Naik Turun Imbas Perang Timur Tengah, Manajemen Risiko Dinilai Jadi Kunci

Bitcoin Naik Turun Imbas Perang Timur Tengah, Manajemen Risiko Dinilai Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:40 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB