Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB
Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN
Harga minyak dunia terus naik akibat krisis di Teluk. Amerika Serikat mendesak negara-negara sekutunya dan China untuk mengerahkan kapal perang untuk membuka Selat Hormuz. [Suara.com/Iqbal]
baca 10 detik
  • The Economist sebut energi Indonesia aman (low exposure, strong buffer) dibanding Vietnam.
  • Cadangan minyak 4,4 miliar barel mampu perkuat ketahanan energi nasional hingga 10 tahun.
  • Meski aman dari krisis global, publik diminta tetap bijak dalam pemakaian energi harian.

Suara.com - Badan Energi Internasional (IEA) baru saja merilis langkah antisipasi menghadapi gangguan pasokan energi global akibat memanasnya tensi geopolitik.

IEA menyarankan penghematan ekstrem, mulai dari membatasi perjalanan hingga beralih ke kompor listrik. Namun, bagi Indonesia, kondisinya ternyata jauh lebih stabil.

Pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Profesor Hamid Paddu, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu dilanda kecemasan berlebih.

Berdasarkan laporan terbaru dari media internasional asal Inggris, The Economist, ketahanan energi Indonesia dinilai jauh lebih tangguh dibandingkan banyak negara berkembang lainnya, termasuk Vietnam.

"Dari sisi ketahanan energi, kita lebih stabil. Dalam jangka menengah, kita tidak terlalu terpapar, semisal situasi geopolitik sekarang berlanjut," ujar Hamid, Selasa (24/3/2026).

Menurut Hamid, pengakuan dari dunia internasional ini bukan tanpa alasan. Indonesia dinilai sudah berada di jalur yang tepat (on the right track) dalam membangun benteng energi nasional. The Economist menempatkan Indonesia dalam kategori low exposure, strong buffer artinya memiliki paparan risiko rendah dengan bantalan ketahanan yang kuat.

Beberapa faktor kunci yang membuat Indonesia "sakti" menghadapi krisis adalah masifnya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan kampanye kendaraan listrik, langkah Pertamina dalam menggarap Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya panas bumi (geothermal).

Selain itu Indonesia juga dinilai masih mengantongi cadangan minyak terbukti (proven reserves) sebesar 4,4 miliar barel yang cukup untuk memperkuat pasokan hingga 10 tahun ke depan.

Meski posisi Indonesia aman dari dampak konflik Iran-AS-Israel, Hamid tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak terlena. Langkah antisipasi tetap diperlukan, terutama untuk menjaga stabilitas dalam jangka pendek.

baca juga

“Ya, tidak usah khawatir karena Indonesia sudah mempersiapkan. Namun, masyarakat memang perlu bijak dalam menggunakan energi,” tuturnya.

Keunggulan Indonesia kian terlihat saat dibandingkan dengan Vietnam. Meski sama-sama memiliki paparan rendah, skor resiliensi Indonesia jauh lebih tinggi karena Vietnam dinilai lebih rentan terhadap gangguan rantai pasok manufaktur global jika krisis energi memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×