Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 26 Maret 2026 | 07:31 WIB
Purbaya Suntik Lagi Rp100 Triliun ke Himbara, OJK Yakin Bisa Turunkan Suku Bunga
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • OJK menyambut baik suntikan dana Rp100 triliun untuk Himbara karena memperkuat likuiditas dan menekan suku bunga.
  • Tambahan likuiditas ini menekan biaya dana bank, mempercepat transmisi BI Rate ke suku bunga kredit perbankan.
  • Penempatan dana sementara oleh bank pada SBN adalah pengelolaan likuiditas jangka pendek yang wajar dan efisien.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif rencana penambahan dana sebesar Rp100 triliun ke bank-bank Himbara.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, mengatakan tersebut dinilai mampu memperkuat likuiditas sekaligus mempercepat penurunan suku bunga perbankan.

Menurut Dian, tambahan likuiditas dari kebijakan fiskal yang diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia akan membantu perbankan menekan biaya dana (cost of fund).

Hal ini terjadi karena persaingan dalam memperoleh dana murah menjadi tidak terlalu ketat.

“Kalau saya sih welcome saja. Kebijakan fiskal dari Menteri Keuangan tentu membantu likuiditas, dan juga menekan biaya bunga,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, penurunan biaya dana tersebut akan mempercepat transmisi kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) ke suku bunga kredit perbankan.

Bank Indonesia
Logo Bank Indonesia. [Antara]

Dengan demikian, penyesuaian bunga kredit mengikuti BI Rate bisa terjadi lebih cepat.

“Dengan begitu, transmisi BI Rate terhadap suku bunga bank akan segera tercapai. Itu yang sangat membantu,” tambahnya.

Terkait fenomena perbankan yang menempatkan dana pemerintah pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN), Dian menilai hal tersebut wajar dan bersifat sementara. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk pengelolaan likuiditas jangka pendek.

baca juga

“Ini hanya temporary investment. Daripada dana menganggur, lebih baik diinvestasikan walaupun imbal hasilnya terbatas,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa tujuan utama bank tetap pada penyaluran kredit. Imbal hasil kredit yang berada di kisaran 9–10 persen dinilai jauh lebih menarik dibandingkan SBN yang berada di kisaran sekitar 6 persen.

“Kalau permintaan kredit sudah meningkat, tentu dana itu akan dialihkan. Bank tidak akan membiarkan uangnya menganggur,” katanya.

Dian memastikan, selama bersifat sementara dan tidak mengganggu fungsi intermediasi, penempatan dana di SBN bukan menjadi persoalan.

Pasalnya, hal tersebut merupakan bagian dari strategi bank dalam menjaga efisiensi dan produktivitas dana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

×