Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendesak Jepang mempercepat pembangunan Blok Masela di Maluku. [Antara]
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendorong percepatan Lapangan Gas Abadi Blok Masela.
  • Proyek senilai USD 20,9 miliar ini ditargetkan mulai berproduksi pada tahun 2029 untuk ketahanan energi.
  • Keputusan skema fasilitas LNG telah disepakati setelah penundaan akibat pembahasan alot pengembangan proyek ini.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Maluku.

Hal tersebut disampaikan Bahlil usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan para pengusaha Jepang pada Indonesia–Japan Business Forum di Tokyo, Senin (30/3).

Blok Masela merupakan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang dikelola oleh perusahaan energi asal Jepang, Inpex Masela Ltd, dan ditargetkan mulai berproduksi (onstream) pada 2029. Pemerintah telah menyepakati skema pengembangan proyek ini dengan nilai investasi mencapai USD 20,9 miliar.

Menurut Bahlil, Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut mengarahkan agar kedua negara mempercepat realisasi proyek yang telah lama tertunda.

“Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, saya ditugaskan untuk melakukan dua hal kunjungan di Jepang. Pertama adalah memastikan percepatan tentang investasi di transisi energi, yang kedua adalah menyangkut impact Blok Masela,” ujar Bahlil.

Menurutnya, percepatan realisasi proyek Masela perlu dilakukan karena selama ini tertunda akibat tahap pembahasan yang alot, termasuk pembahasan mengenai skema fasilitas gas alam cair (LNG) di blok tersebut apakah akan dilakukan secara terapung (offshore) atau di darat.

Namun, setelah dilakukan pertemuan intensif sepanjang 2025, proyek tersebut kini menunjukkan kemajuan signifikan.

“Alhamdulillah sudah selesai total project-nya USD 20,9 miliar karena dia tambah CCS (teknologi penangkapan karbon) USD 1 miliar di POD-nya (rencana pengembangan lapangannya),” jelasnya.

Bahlil menekankan, pemerintah kini fokus mempercepat realisasi proyek agar dapat segera masuk tahap konstruksi. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya di sektor minyak dan gas.

Lapangan Gas Abadi di Blok Masela merupakan salah satu proyek gas laut dalam terbesar di Indonesia, dengan estimasi cadangan mencapai 18,54 triliun standar kaki kubik (TSCF). Jika beroperasi, produksi gasnya diproyeksikan mencapai sekitar 1.200 MMSCFD dan dapat memenuhi kebutuhan gas domestik.

“Kenapa ini harus dipercepat, karena ini penghasil migas salah satu yang besar, 1.200 MMSCFD. Kalau ini mampu kita lakukan maka ketahanan energi kita di sektor migas itu akan semakin kuat," terang Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil proyek ini berjalan sesuai rencana, Indonesia bisa menjadi pemain gas terbesar di dunia. Hal yang harus diupayakan di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.

Oleh sebab itu, selain penguatan sektor migas, pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan energi non-fosil sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

"Karena geopolitik ini kita gak pernah tahu kapan selesai. Jadi mau geotermal, mau air, mau matahari, mau angin, selama ada teknologi harganya efisien, kita akan dorong," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:08 WIB

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

Mengapa Tidak Semua Orang Kaya? Mengupas The Value Investors

Mengapa Tidak Semua Orang Kaya? Mengupas The Value Investors

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:12 WIB

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Presiden Prabowo Teken Kerja Sama Ekonomi Rp 370 T dengan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:08 WIB

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB