Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Cadangan BBM nasional stabil di atas 20 hari meski ada krisis global.
  • Harga BBM RI diklaim jauh lebih kompetitif dibanding Vietnam dan Thailand.
  • Tiap naik USD1 harga minyak, beban subsidi APBN melonjak Rp10,3 triliun.

Suara.com - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), M. Kholid Syeirazi, meminta masyarakat Indonesia tidak terjebak dalam pusaran kepanikan terkait isu ketersediaan energi nasional.

Di tengah memanasnya tensi geopolitik global akibat konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel, Kholid memastikan Pemerintah dan Pertamina tengah berjibaku mengamankan pasokan.

"Masyarakat harus tenang. Buat apa panik? Karena situasi sekarang juga dialami di seluruh dunia. Bahkan, kondisi kita jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain," ujar Kholid dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Kholid memaparkan data perbandingan yang mencolok. Di saat Indonesia masih berupaya menahan laju harga, negara tetangga di Asia Tenggara sudah "terbakar" kenaikan harga BBM yang drastis. Di Vietnam, harga meroket dari Rp12.700 menjadi Rp19.100 per liter. Thailand bahkan sudah menyentuh Rp24.000 per liter, sementara Laos harus menebus Rp30.200 per liter.

Ketahanan Stok di Atas 20 Hari Dari sisi hulu, Kholid menegaskan bahwa ketahanan stok BBM domestik saat ini berada di level yang sangat aman, yakni di atas 20 hari. Angka ini diklaim melampaui cadangan operasional minimal yang ditetapkan oleh BPH Migas.

Meski demikian, ia mengakui bahwa mendapatkan suplai di tengah kondisi "kahar" seperti sekarang bukanlah perkara mudah. Maka dari itu, ia berharap masyarakat memiliki sense of crisis dengan cara bijak mengonsumsi energi.

"Kalau dalam kondisi kahar seperti sekarang dan kemudian kita bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa, justru berbahaya. Tidak punya sense of crisis," tegasnya.

Beban Fiskal yang Menghantui Kholid membedah kaitan antara harga minyak dunia dengan kesehatan dompet negara. Setiap kenaikan harga minyak sebesar USD1 per barel, APBN harus menanggung tambahan beban subsidi dan kompensasi hingga Rp10,3 triliun. Dengan harga minyak dunia yang kini bertengger di atas USD100 per barel, beban fiskal berada di titik nadir.

"Solusinya bagaimana? Sebagian harus dialihkan kepada masyarakat dalam bentuk penyesuaian harga BBM," imbuh Kholid memberikan sinyal realistis.

DPR: Jangan Mudah Terprovokasi Senada dengan DEN, Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono Hutomo, mengapresiasi langkah cepat Pertamina dalam menjaga ketersediaan stok. Namun, ia mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang transparan agar masyarakat tidak mudah termakan hoaks.

“Masyarakat harus tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Tidak perlu melakukan penimbunan BBM karena justru akan memperburuk kondisi distribusi,” tegas Sartono.

Sartono juga mengimbau publik untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari Pemerintah atau Pertamina guna menghindari provokasi di tengah situasi darurat energi global ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampaikan Surat ke Setneg, Kerry Riza Cs Ajukan Abolisi ke Prabowo

Sampaikan Surat ke Setneg, Kerry Riza Cs Ajukan Abolisi ke Prabowo

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:17 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Cek Hitungan Jatah Pertalite 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi, Cukup buat Aktivitas Harian?

Cek Hitungan Jatah Pertalite 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi, Cukup buat Aktivitas Harian?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Terkini

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:59 WIB