Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • OJK menyatakan IHSG melemah 16,91 persen pada April 2026 akibat ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hasan Fawzi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid meski pasar mengalami volatilitas.
  • OJK memastikan resiliensi pasar terjaga dengan nilai transaksi harian mencapai Rp20,66 triliun dan pertumbuhan industri reksa dana.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan resmi terkait melandainya performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan kuartal kedua tahun 2026.

OJK menilai bahwa koreksi yang terjadi pada indeks saham domestik saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, terutama akibat eskalasi ketegangan geopolitik dunia dan ketidakpastian ekonomi global yang meningkat.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa dinamika pasar saham di dalam negeri belakangan ini memang menunjukkan tingkat volatilitas yang cukup tinggi.

Hal ini merupakan dampak berantai dari kondisi makro global yang sedang bergejolak.

“Pasar modal kita mengalami pergerakan yang dinamis dengan tingkat volatilitas yang meningkat. Hal ini seiring dengan tekanan geopolitik serta kondisi ekonomi domestik dan global yang masih mengalami eskalasi,” ujar Hasan saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Merujuk pada data perdagangan per 1 April 2026, IHSG bertengger di posisi 7.184,44. Angka ini mencerminkan koreksi sebesar 16,91 persen secara tahun berjalan (year to date/ytd).

Meski angka penurunan terlihat cukup signifikan, OJK menekankan bahwa fenomena "zona merah" ini tidak hanya melanda Indonesia.

Mayoritas bursa saham di kawasan regional maupun global juga mengalami tekanan serupa akibat sentimen global yang seragam.

Hasan menegaskan bahwa pelemahan ini tidak mencerminkan penurunan kualitas ekonomi nasional secara internal. Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam posisi yang solid.

baca juga

“Ini mencerminkan bahwa tekanan yang terjadi lebih didorong oleh dinamika eksternal, bukan semata-mata respons terhadap fundamental domestik,” tegasnya.

Indikator Likuiditas dan Transaksi Masih Bergairah

Di tengah hantaman sentimen negatif global, OJK terus memantau pergerakan pasar untuk memetakan respons para investor. Hasan memastikan bahwa daya tahan atau resiliensi pasar modal Indonesia sejauh ini masih tergolong kuat dan terjaga dengan baik.

Optimisme tersebut didasarkan pada beberapa indikator transaksi yang tetap menunjukkan aktivitas tinggi:

  • Nilai Transaksi Harian: Sepanjang bulan Maret 2026, rata-rata nilai transaksi harian tercatat menembus angka Rp20,66 triliun, menandakan minat pasar yang tetap besar.
  • Likuiditas Pasar: Kondisi likuiditas dinilai masih stabil, terlihat dari spread bid-ask yang berada di level 1,55 kali, yang dianggap cukup sehat bagi ekosistem perdagangan saham.
  • Industri Reksa Dana: Sektor ini justru menunjukkan tren positif dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) mencapai Rp695,71 triliun, atau tumbuh sebesar 3,02 persen secara year to date.

Selain itu, pasar modal tetap menjalankan fungsinya secara optimal sebagai motor pendanaan bagi dunia usaha. Hingga penghujung Maret 2026, total dana yang berhasil dihimpun oleh korporasi melalui pasar modal telah menyentuh angka Rp51,96 triliun.

Guna mengantisipasi ketidakpastian global yang masih membayangi hingga beberapa waktu ke depan, OJK berkomitmen untuk terus mengawasi dinamika pasar secara ketat.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas sektor keuangan serta memastikan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, tetap kokoh di pasar modal Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan Hari Ini, Saham-saham Bluechip Saatnya Tampil?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 07:55 WIB

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

IHSG Melonjak 1,45% di Sesi 1, 502 Saham Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 13:03 WIB

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bursa Saham Asia Kompak di Zona Hijau saat AS Klaim Serang Militer Iran

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:06 WIB

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Ini Daftar Terbarunya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:02 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

×