Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB
Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel berhasil membuktikan resiliensi bisnisnya di sepanjang tahun buku 2025. Foto ist.
  • Laba MTEL 2025 naik menjadi Rp2,12 triliun dengan margin EBITDA kuat di level 82,2%.
  • Bisnis fiber tumbuh agresif 18,1% YoY, jadi mesin pertumbuhan baru infrastruktur digital.
  • Tenancy ratio naik ke 1,57x dengan total 40.230 menara, perkuat dominasi pasar Mitratel.

Suara.com - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel berhasil membuktikan resiliensi bisnisnya di sepanjang tahun buku 2025. Emiten menara telekomunikasi terbesar di Indonesia ini mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional yang solid di tengah volatilitas pasar global.

Merujuk laporan keuangan tahun 2025, Mitratel mengantongi pendapatan sebesar Rp9,53 triliun, atau tumbuh 2,4% secara year-on-year (YoY). Bisnis menara masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai 81,8% terhadap total pendapatan. Namun, yang menarik perhatian adalah akselerasi di lini bisnis fiber yang tumbuh signifikan sebesar 18,1% YoY dengan kontribusi 6% terhadap pendapatan konsolidasi.

Dari sisi bottom line, anak usaha Telkom Group ini membukukan laba bersih senilai Rp2,12 triliun, tumbuh 0,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini ditopang oleh EBITDA yang mencapai Rp7,83 triliun (naik 1,8% YoY) dengan margin EBITDA yang tetap tebal di level 82,2%.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari disiplin eksekusi strategi dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.

“Kami secara disiplin mengeksekusi strategi untuk mengoptimalkan bisnis menara sebagai core, serta mempercepat pengembangan fiber sebagai enabler utama ekosistem digital,” ujar Theodorus dalam keterangan resminya.

Secara operasional, Mitratel terus memperluas jangkauannya. Hingga akhir Desember 2025, jumlah menara yang dioperasikan mencapai 40.230 unit, tumbuh 2,1% YoY. Efektivitas aset juga terlihat dari lonjakan jumlah kolokasi sebesar 11,7% menjadi 22.854.

Hal ini mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) naik menjadi 1,57x. Total tenant secara keseluruhan (termasuk reseller) kini mencapai 65.734. Di sisi lain, penetrasi bisnis fiber juga semakin tajam dengan panjang fiber billable mencapai 70.618 km, tumbuh 15,6% YoY.

Theodorus optimistis posisi Mitratel sebagai Next-Generation Tower Company akan semakin kuat seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional. "Mitratel akan terus memperluas kapabilitas sebagai mitra strategis bagi operator dengan solusi infrastruktur yang efisien, scalable, dan future-ready," tambahnya.

Dengan fundamental yang kokoh, MTEL percaya diri dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham di tengah transformasi digital Indonesia yang terus bergulir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB