Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB
Dominasi Mobil Jepang Runtuh Dampak Serbuan Kendaraan Listrik Tiongkok di Australia
Ilustrasi ekspor mobil. [Antara]
baca 10 detik
  • Tiongkok resmi melampaui Jepang menjadi pemasok impor kendaraan terbesar di Australia pada bulan Februari tahun ini.
  • Pencapaian 22.300 unit kendaraan tersebut didorong oleh tingginya permintaan konsumen Australia terhadap kendaraan listrik yang terjangkau.
  • Keberhasilan merek Tiongkok seperti BYD dan GWM mengakhiri dominasi Jepang yang telah berlangsung sejak tahun 1998.

Suara.com - Tiongkok secara resmi telah melampaui Jepang dan menjadi sumber impor kendaraan terbesar untuk pertama kalinya. Peristiwa ini menandai perubahan arah yang sangat signifikan dalam peta persaingan pasar otomotif di Australia.

Berdasarkan data dari Kamar Industri Otomotif Federal (FCAI) yang dikutip oleh Caixin, pergeseran besar tersebut terjadi pada bulan Februari. Saat itu kendaraan yang diimpor dari Tiongkok mencapai 22.300 unit atau mencakup sekitar 25 persen pangsa pasar impor di Negeri Kanguru. 

Angka ini menempatkan Tiongkok di atas Jepang yang mencatat impor sebanyak 21.600 unit dan Thailand dengan 19.400 unit.

Pencapaian pada bulan Februari tersebut menjadi titik balik penting karena Jepang telah mendominasi pasar impor otomotif Australia sejak tahun 1998. Perubahan cepat ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi konsumen yang kini lebih melirik kendaraan listrik atau EV serta berbagai alternatif kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif.

Meningkatnya volume impor dari Tiongkok sebagian besar didorong oleh popularitas kendaraan listrik serta kendaraan hibrida plug-in atau PHEV. Salah satu pemain utamanya adalah BYD yang sukses memanfaatkan tingginya permintaan kendaraan listrik terjangkau. 

Penjualan BYD dilaporkan melonjak 160 persen menjadi 10.200 unit dalam dua bulan pertama tahun ini. Selain itu, Great Wall Motor atau GWM juga mencatatkan kesuksesan besar pada segmen SUV dan pikap.

Pasar Australia saat ini sangat bergantung pada impor karena tidak adanya lagi basis manufaktur domestik. Kebijakan tanpa tarif pada kendaraan impor serta beragamnya pilihan fitur teknologi canggih membuat produk Tiongkok diterima dengan sangat cepat oleh konsumen Australia.

Hanya dalam beberapa tahun, produsen asal Tiongkok telah menjadi bagian integral di pasar Australia dengan hadirnya lebih dari selusin merek seperti MG, BYD, GWM, hingga Chery. 

Para analis industri bahkan memperkirakan bahwa produsen mobil Tiongkok dapat mendominasi lebih dari 40 persen pasar kendaraan baru di Australia pada tahun 2030 jika tren harga dan teknologi agresif mereka terus berlanjut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×