Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB
Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025
Ilustrasi alat-alat kesehatan [Suara.com]
  • PT Itama Ranoraya Tbk mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun dan laba bersih Rp65,53 miliar sepanjang tahun 2025.
  • Pertumbuhan kinerja didorong oleh strategi ekspansi lini usaha serta efisiensi operasional perusahaan di seluruh wilayah Indonesia.
  • Perseroan berhasil meningkatkan total aset menjadi Rp2,43 triliun melalui investasi strategis pada infrastruktur distribusi dan sistem logistik.

Suara.com - Kinerja PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan. Perusahaan distribusi alat kesehatan ini membukukan peningkatan pendapatan dan laba bersih seiring ekspansi usaha yang dilakukan sepanjang tahun.

Berdasarkan keterangan resmi, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun pada 2025. Angka ini meningkat 12,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, laba bersih IRRA tercatat sebesar Rp65,53 miliar atau tumbuh 23,03 persen secara tahunan. Margin laba bersih berada di level 5,96 persen.

Kenaikan kinerja juga tercermin pada laba per saham atau earning per share (EPS) yang meningkat 20,13 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, menyampaikan capaian tersebut tidak terlepas dari strategi ekspansi yang dijalankan perusahaan di berbagai lini usaha.

"Capaian ini merupakan hasil dari strategi ekspansi di berbagai lini usaha yang disertai dengan pengendalian biaya operasional secara efisien," ujar Heru kepada wartawan, Minggu (5/4/2026).

Ilustrasiproduk peralatan kesehatan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasiproduk peralatan kesehatan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia menyebut pertumbuhan pada 2025 menunjukkan kondisi fundamental perusahaan yang tetap terjaga di tengah dinamika industri kesehatan.

Selain itu, peningkatan laba yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan dinilai mencerminkan efisiensi operasional yang dilakukan perseroan.

Untuk mendukung pengembangan usaha, perusahaan juga melakukan sejumlah investasi strategis sepanjang tahun lalu. Investasi tersebut difokuskan pada penguatan infrastruktur distribusi dan sistem logistik.

Langkah ini turut mendorong total aset perseroan meningkat signifikan. Hingga akhir 2025, total aset IRRA tercatat mencapai Rp2,43 triliun atau naik 46,65 persen.

Di sisi lain, jaringan distribusi perusahaan juga mengalami ekspansi. Jumlah titik distribusi meningkat 18,5 persen menjadi 2.504 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Secara sektoral, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari segmen In Vitro Diagnostics sebesar Rp693,48 miliar. Disusul alat kesehatan elektronik medik steril sebesar Rp347,94 miliar.

Sementara itu, segmen alat kesehatan non elektronik medik steril menyumbang Rp52,88 miliar, serta produk kesehatan lainnya sebesar Rp5,91 miliar.

"Penguatan investasi di tahun 2025 merupakan langkah terencana untuk meningkatkan kapasitas logistik, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan market share secara signifikan," pungkas Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:09 WIB

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:53 WIB

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:49 WIB

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:26 WIB

Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun

Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:42 WIB

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:42 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB