Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun

Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:42 WIB
Naik Tipis, CIMB Niaga Raup Laba Rp6,93 Triliun
CIMB Niaga Digital Lounge (Suara.com/Chyntia Sami)
Baca 10 detik
  • CIMB Niaga mencatat laba setelah pajak Rp6,93 triliun dan aset konsolidasian Rp372,7 triliun sepanjang tahun 2025.
  • Kinerja tahun 2025 menunjukkan NPL bruto 1,81% dan CAR 24,8%, mencerminkan fundamental bisnis yang solid.
  • Pertumbuhan kredit total mencapai 4,5% didorong oleh segmen Perbankan Korporat, didukung CASA naik 10,1%.

Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk mengumumkan laporan keuangan konsolidasian audited tahun buku 2025, dengan perolehan laba sebelum pajak sebesar Rp8,8 triliun. Sedangkan laba setelah pajak mencatat Rp6,93 triliun sepanjang 2025.

Adapun, kinerja tersebut menghasilkan earnings per share (EPS) Rp273,53 dan turut mendorong pertumbuhan bisnis perseroan secara berkelanjutan. 

Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan, mengatakan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi performa serta kesehatan fundamental bisnis Bank sepanjang 2025.

“Sepanjang tahun tersebut, kami berhasil memperkuat posisi likuiditas dan permodalan, yang semakin memperkuat landasan kami untuk terus bertumbuh sekaligus memastikan pemberian nilai jangka panjang,” ujar Lani dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, kerangka manajemen risiko Bank tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio kredit bermasalah bruto (gross non-performing loan/NPL) sebesar 1,81 persen dan cost of credit (CoC) yang menurun menjadi 0,74 persen. 

Adapun return on equity (ROE) tercatat sebesar 13,0 persen, menunjukkan kapasitas Bank dalam menghasilkan profitabilitas yang stabil dengan tetap menjaga profil keuangan yang disiplin dan solid.

Memasuki 2026, CIMB Niaga akan berfokus pada pertumbuhan kredit yang prudent, menjaga kualitas aset, memperkuat basis dana murah (current account saving account/CASA), serta menjalankan pengelolaan biaya secara disiplin. 

Dengan strategi Forward30 sebagai panduan, perseroan optimistis dapat mempertahankan kinerja positif dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

“Komitmen ini juga mencerminkan purpose kami, ‘Advancing Customers and Society’, di mana CIMB Niaga berkomitmen membantu nasabah serta masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” tambah Lani.

Baca Juga: Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun

Dari sisi permodalan dan likuiditas, CIMB Niaga mencatat capital adequacy ratio (CAR) sebesar 24,8 persen dan loan to deposit ratio (LDR) 86,8 persen, mencerminkan posisi keuangan yang solid. 

Total aset konsolidasian mencapai Rp372,7 triliun per 31 Desember 2025, memperkuat posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 3,8 persen secara tahunan (year-on-year/Y-o-Y) menjadi Rp270,5 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan CASA sebesar 10,1 persen Y-o-Y menjadi Rp189,5 triliun, sehingga rasio CASA mencapai 70,0 persen.

Peningkatan ini merupakan hasil penguatan hubungan dengan nasabah serta optimalisasi layanan digital guna meningkatkan pengalaman nasabah.

Di sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan tumbuh 4,5 persen Y-o-Y menjadi Rp238,3 triliun. 

Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen Perbankan Korporat yang naik 6,7 persen Y-o-Y, diikuti Perbankan Konsumer sebesar 3,4 persen Y-o-Y dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar 2,0 persen Y-o-Y.

Kenaikan kredit ritel terutama dikontribusikan oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) sebesar 10,1 persdn Y-o-Y.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan (tengah) dalam acara taklimat media di Jakarta, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Rina]
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan (tengah) dalam acara taklimat media di Jakarta, Kamis (11/12/2025). [Suara.com/Rina]

Sementara itu, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mempertahankan posisinya sebagai salah satu unit usaha syariah terbesar di Indonesia. 

Per 31 Desember 2025, total pembiayaan syariah mencapai Rp55,7 triliun dengan DPK sebesar Rp50,3 triliun.

CIMB Niaga Syariah juga terus memperkuat struktur pendanaan melalui optimalisasi pendanaan yang efisien, pengembangan jaringan berbasis komunitas, serta kemitraan strategis berbasis prinsip syariah. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI