Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

IHSG Ambruk di Senin Pagi, Bergerak ke Level 6.900

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 09:16 WIB
IHSG Ambruk di Senin Pagi, Bergerak ke Level 6.900
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pada awal perdagangan, IHSG turun hingga 0,78% ke level 6.972 dengan dominasi saham melemah.
  • Pernyataan Donald Trump soal rencana serangan ke Iran memicu risk off dan lonjakan harga minyak.
  • Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih melemah dengan pola descending triangle, ditambah sentimen regulasi domestik dan aksi jual asing

Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur turun pada awal perdagangan Senin, 6 April 2026. IHSG merosot ke level 7,001.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG terus memburuk dengan turun 0,78 persen ke level 6.972.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,78 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,31 triliun, serta frekuensi sebanyak 132.600 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 187 saham bergerak naik, sedangkan 370 saham mengalami penurunan, dan 401 saham tidak mengalami pergerakan.

Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
Ilustrasi perdagangan IHSG hari ini [Ist/Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, FORU, YPAS, TRUS, ESIP, MSIN, DUTI, MSKY, APLI, OILS, POLA, LPGI,

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DATA, IFSH, SOTS, ALKA, ATAP, ROCK, SOHO, RLCO, DSSA, BREN, AKSI/

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan masih berada dalam tekanan pada awal pekan ini, seiring meningkatnya sentimen risk off global dan kekhawatiran pelaku pasar terhadap eskalasi konflik geopolitik.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan pasar global masih cenderung mixed. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat melemah tipis 0,13 persen ke level 46.504,67, sementara S&P 500 naik 0,11 persen dan Nasdaq Composite menguat 0,18 persen.

Dari domestik, IHSG pada perdagangan terakhir ditutup melemah cukup dalam sebesar 2,19 persen dengan aksi jual bersih asing mencapai Rp 864 miliar.

Tekanan pasar disebut dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan rencana serangan 'extremely hard' terhadap Iran dalam 2–3 pekan ke depan. Hal ini mendorong kembali sentimen penghindaran risiko (risk off) dan memicu lonjakan harga minyak dunia.

"Pernyataan Donald Trump terkait rencana untuk penyerangan 'Extreamly Hard' kepada Iran dalam 2-3 pekan kedepan membuat pasar kembali pada sentimen risk offnya dan komoditas minyak kembali melambung tinggi," tulis riset tersebut.

Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan dengan membentuk pola descending triangle, mengarah ke level support di kisaran 7.000 hingga 6.950.

Selain faktor global, pasar juga dibayangi sentimen dari dalam negeri. Investor akan mencermati kebijakan regulator terkait kepemilikan saham dengan konsentrasi tinggi. Setidaknya terdapat sembilan saham yang telah dirilis dan berpotensi memicu fluktuasi pergerakan pasar pada awal pekan ini.

Lebih lanjut, riset tersebut menyebutkan fokus pasar masih akan tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah. Trump bahkan memberikan tenggat waktu kepada Teheran untuk mencapai kesepakatan dalam 48 jam atau menghadapi konsekuensi besar.

Dalam kondisi pasar yang masih diliputi ketidakpastian, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan yang dapat dicermati investor, yakni TAPG, MBMA, dan JPFA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB