Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 12:39 WIB
Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah turun di Gedung Bursa Efek Indonesia.[Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pelemahan terjadi di tengah dominasi saham turun dan tekanan di bursa regional Asia.
  •  Ultimatum Donald Trump ke Iran memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global.
  • Rilis saham HSC seperti BREN dan DSSA serta potensi keluar dari indeks MSCI meningkatkan volatilitas pasar.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan awal pekan masih berada dalam tekanan dengan ditutup turun 0,79 persen ke level 6.971. Pelemahan ini seiring meningkatnya sentimen global dan aksi jual investor asing di pasar domestik.

Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam laporan Day Break Review, IHSG tercatat turun 55 poin atau 0,79 persen ke level 6.971.

Pelemahan ini terjadi sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang juga berada di zona merah. Pasar merespons meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan ultimatum kepada Iran.

Ancaman terhadap infrastruktur energi Iran dan penolakan dari pihak Teheran memicu kekhawatiran akan konflik berkepanjangan serta potensi krisis energi global. Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah turun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Lonjakan harga energi telah meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memicu ekspektasi bahwa The Fed mungkin menunda pemotongan suku bunga," tulis riset tersebut dikutip Senin (6/4/2026).

Selain faktor global, tekanan juga datang dari dalam negeri. Pasar mencermati rilis daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC), terutama pada emiten besar seperti BREN dan DSSA yang dinilai berpotensi memicu volatilitas.

Kekhawatiran semakin meningkat seiring potensi dikeluarkannya saham-saham tersebut dari indeks global, termasuk MSCI, yang mengacu pada standar ketat seperti di bursa Hong Kong.

Di tengah tekanan pasar, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham TINS dengan rating buy, pada rentang support 3.240 hingga resistance 3.790.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 16,74 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,47 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,02 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 248 saham bergerak naik, sedangkan 449 saham mengalami penurunan, dan 261 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, VOKS, ESIP, IFSH, POLA, FORE, YPAS, TRIN, SNLK, ARKO, BUVA, LUCY.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SOTS, ALKA, RLCO, DEFI, BREN, AKSI, PTPP, ROCK, PEGE, MANG, CHEM.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:27 WIB

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 11:10 WIB

IHSG Ambruk di Senin Pagi, Bergerak ke Level 6.900

IHSG Ambruk di Senin Pagi, Bergerak ke Level 6.900

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:16 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB