Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 18:36 WIB
Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun
Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat nilai ekspor perikanan Indonesia mencapai 6,27 miliar dolar AS sepanjang tahun 2025 lalu. [Antara]
  • Menteri Kelautan dan Perikanan mencatat nilai ekspor perikanan Indonesia mencapai 6,27 miliar dolar AS sepanjang tahun 2025 lalu.
  • Capaian ekspor tahun 2025 tersebut merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir bagi industri perikanan nasional Indonesia.
  • Produksi sektor kelautan dan perikanan tahun 2025 tumbuh 3,8 persen menjadi 26,25 juta ton untuk memperkuat daya saing.

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (7/4/2026), Trenggono mengatakan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

“Nilai ekspor produk perikanan Indonesia meningkat juga, mencapai 6,27 miliar USD di tahun 2025. Juga menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Trenggono.

Sementara itu, kinerja ekspor kelautan dan perikanan di tahun 2026 sejauh ini tercatat sebesar 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.

Selanjutnya dari sisi produksi, sektor kelautan dan perikanan Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang 2025, produksi mencapai 26,25 juta ton atau tumbuh rata-rata sekitar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Total produksi tersebut terdiri atas 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya. Kenaikan produksi ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga daya saing ekspor Indonesia di pasar global.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik,” ujar Trenggono.

Trenggono pun menegaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap berkomitmen memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, khususnya dari sektor perikanan.

Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah produk perikanan serta diversifikasi pasar ekspor guna menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan kombinasi produksi yang stabil dan akses pasar yang semakin terbuka, sektor ini diproyeksikan tetap menjadi salah satu penopang utama ekspor nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Capai 26,25 Juta Ton, Produksi Perikanan dan Kelautan Cetak Rekor di 2025

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:11 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Segelas Kopi Rp30 Ribu dan Ketakutan Akan Hari Esok yang Kian Mahal

Segelas Kopi Rp30 Ribu dan Ketakutan Akan Hari Esok yang Kian Mahal

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 11:31 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB