Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 09:14 WIB
IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
  • IHSG turun ke level 7.238 di awal perdagangan, dengan jumlah saham turun lebih banyak dibanding yang naik. 
  • Sebanyak 2,33 miliar saham diperdagangkan dengan nilai Rp1,33 triliun dan frekuensi 175.500 kali dalam waktu singkat setelah pembukaan.
  • IHSG diperkirakan bergerak di rentang support 7.200 dan resistance 7.300, dengan potensi kenaikan terbatas di tengah sentimen global yang belum stabil.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka memerah pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. IHSG turun 0,56 persen ke level 7.238.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG masih berada di zona merah turun 0,65 persen ke level 7.231.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,33 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,33 triliun, serta frekuensi sebanyak 175.500 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 215 saham bergerak naik, sedangkan 293 saham mengalami penurunan, dan 450 saham tidak mengalami pergerakan.

Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, TRUK, ROCK, SOTS, PEGE, ESIP, CASH.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, TEBE, GSMF, SHIP, WOMF, BBLD, KDTN, BATR, URBN.

Proyeksi IHSG

IHSG diproyeksikan masih melanjutkan penguatan, meski dengan ruang kenaikan yang terbatas di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya stabil.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG sebelumnya ditutup melonjak 4,42 persen ke level 7.279,2 pada perdagangan Rabu (8/4/2026).

Penguatan ini didorong oleh sentimen positif global, terutama kabar gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang meredakan ketegangan geopolitik.

Sentimen tersebut juga mendorong penguatan mayoritas bursa Asia dan Eropa, serta lonjakan indeks di Wall Street. Di sisi lain, harga minyak dunia mengalami koreksi tajam, dengan WTI turun ke kisaran 95 dolar AS per barel dan Brent ke level 94 dolar AS per barel.

Dari dalam negeri, cadangan devisa Indonesia tercatat turun menjadi 148,2 miliar dolar AS pada Maret 2026. Penurunan ini terjadi seiring langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Meski demikian, sentimen positif datang dari keputusan FTSE Russell yang tetap mempertahankan status Indonesia sebagai secondary emerging market.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikan, namun dalam rentang terbatas.

"Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan secara terbatas dengan support di level 7.200 dan resistance di 7.300, namun pergerakan ini masih dikategorikan sebagai technical rebound di tengah ketidakpastian global," tulis riset tersebut.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan dalam riset tersebut antara lain BUVA, RAJA, dan OASA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:15 WIB

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

BBCA Hingga BBNI Diborong Asing, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

BBCA Hingga BBNI Diborong Asing, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 07:19 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB