Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 10 April 2026 | 12:26 WIB
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET
Pekerja menjemur gabah di tempat penggilingan padi. [Antara]
baca 10 detik
  • Pengamat pertanian Khudori menyatakan kebijakan HET sulit diterapkan karena tingginya harga gabah di tingkat hulu petani saat ini.
  • Pelaku usaha kesulitan beroperasi sehingga distribusi beras antarwilayah menjadi terhambat dan pasokan pasar tidak lagi optimal.
  • Keterbatasan kapasitas Perum Bulog menyebabkan pemerintah belum mampu menggantikan peran distribusi beras yang selama ini dilakukan swasta.

Suara.com - Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) dinilai semakin sulit diterapkan di lapangan seiring tingginya harga gabah. Kondisi ini membuat pelaku usaha, baik pedagang maupun penggilingan, kesulitan menjual beras sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

Pengamat Pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori menilai, tekanan biaya di tingkat hulu berdampak langsung pada rantai distribusi hingga ke konsumen.

“Dari kalkulasi sederhana dihasilkan bahwa amat sulit bagi pedagang dan penggilingan bisa menjual beras sesuai HET dengan harga gabah yang ada,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha tidak mampu bertahan di pasar, sehingga distribusi beras ikut terganggu.

“Ini, di satu sisi membuat sejumlah pelaku usaha terlempar dari pasar,” kata Khudori.

Selain itu, tingginya harga gabah juga mengurangi insentif bagi pelaku usaha untuk menyimpan stok beras antarmusim maupun melakukan distribusi antarwilayah.

Ilustrasi beras. [Ist]
Ilustrasi beras. [Ist]

“Di sisi lain, perdagangan antarwilayah macet karena insentif menguasai stok antarmusim tergerus,” ujarnya.

Akibatnya, aliran pasokan beras menjadi tidak optimal, terutama ke wilayah yang membutuhkan distribusi dari daerah surplus.

Dalam kondisi tersebut, peran pemerintah melalui Perum Bulog menjadi semakin penting untuk menjaga ketersediaan di pasar.

baca juga

Namun Khudori menilai, kapasitas Bulog tetap memiliki keterbatasan dalam menggantikan peran pelaku usaha secara keseluruhan.

“Dalam kondisi seperti ini, pasokan dan penetrasi beras ke pasar akan lebih banyak mengandalkan BULOG,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut meskipun Bulog memiliki stok besar, jumlah tersebut tidak cukup untuk menggantikan peran distribusi yang selama ini dilakukan oleh sektor swasta.

“Sebesar-besarnya penguasaan beras BULOG, tak mungkin menggantikan swasta,” kata Khudori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang

Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:33 WIB

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:06 WIB

Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran

Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:34 WIB

Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji

Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:04 WIB

Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika

Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×