Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2026 | 14:04 WIB
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Pelepasan Ekspor Beras ke Arab Saudi. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Pemerintah mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia tahun ini.
  • Keputusan ekspor beras ini didukung stok nasional yang melimpah, mencapai 3,7 juta ton pada Maret 2026.
  • Beras kualitas premium tersebut dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Jeddah pada 7 Maret 2026.

Suara.com - Pemerintah melepas ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia. Total beras yang akan dikirim mencapai 2.280 ton dan ditujukan khusus bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut pengiriman beras ke Arab Saudi bisa dilakukan karena stok beras nasional berada dalam kondisi melimpah.

"Ini adalah momentum yang baik karena produksi kita, stok kita hari ini 3,7 juta ton, data BPS, di bulan Maret. Dan itu terbesar sepanjang sejarah stok kita," kata Amran di gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurut Amran, pengiriman beras ke Arab Saudi merupakan langkah awal untuk memperluas pasar ekspor beras Indonesia. Sejumlah negara lain juga telah dijajaki sebagai tujuan ekspor berikutnya.

"(Selain) Saudi Arabia, kita kirim juga ke Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina," ujarnya.

Beras Bulog yang akan diekspor ke Arab Saudi untuk kebutuhan makan jamaah haji. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Beras Bulog yang akan diekspor ke Arab Saudi untuk kebutuhan makan jamaah haji. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

Ia menjelaskan, khusus untuk kebutuhan jemaah Indonesia di Arab Saudi, potensi permintaan beras sebenarnya jauh lebih besar. Pemerintah memperkirakan kebutuhan beras bagi jemaah haji Indonesia di negara tersebut bisa mencapai puluhan ribu ton.

"Mudah-mudahan ke depan bisa kita ekspo lebih besar lagi. Tetapi khusus untuk jemaah kita, Saudi Arabia itu perkiraan antara 20 sampai 50 ribu ton," kata Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan ekspor beras tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan rapat koordinasi terbatas yang digelar pemerintah pada 23 Februari 2026. Penugasan ekspor juga diberikan melalui surat dari Kepala Badan Pangan Nasional.

Ia menyebut total beras yang diekspor mencapai 2.280 ton, menyesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 ribu orang.

"Total ekspor beras haji adalah 2.280 ton. Ini sesuai dengan permintaan dari Kementerian Haji, sesuai dengan jumlah jemaah haji Indonesia di tahun ini lebih kurang 215.000 jemaah haji," ucapnya.

Rizal menambahkan beras yang diekspor merupakan beras baru hasil panen dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Beras tersebut langsung diproses setelah panen sehingga kualitasnya tetap terjaga.

"Jadi beras yang kita olah ini adalah beras yang baru kita panen dari sawah. Jadi bukan beras yang ada di gudang Bapak," katanya.

Beras tersebut diproses di beberapa fasilitas pengolahan, yakni pabrik Wilmar di Serang dan Mojokerto, serta pabrik milik Bulog di Karawang dan Subang. Seluruh proses dilakukan hingga menghasilkan beras premium dengan tingkat pecahan yang rendah.

"Jadi kalau menurut kami ini beras super premium yang pernah kita buat oleh Bulog," ungkap Rizal.

Pengiriman beras ke Arab Saudi rencananya dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan tiga perusahaan pelayaran berbeda. Kapal pengangkut diperkirakan mulai berangkat pada 7 Maret 2026 dan akan berlabuh di Pelabuhan Jeddah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi

Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:09 WIB

Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi

Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:19 WIB

Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari

Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB