Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:33 WIB
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan untuk 33 juta masyarakat berpenghasilan rendah pada Rabu, 4 Maret 2026.
  • Setiap keluarga penerima mendapatkan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan.
  • Program senilai Rp14,09 triliun ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan.

Suara.com - Pemerintah segera menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan juta masyarakat. Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bantuan pangan tersebut telah disetujui dan siap disalurkan kepada masyarakat.

"Sudah sekarang. Sudah saya tanda tangan. Untuk 33 juta orang. Itu perintah Bapak Presiden. Untuk meringankan beban saudara-saudara kita di bulan suci Ramadan," kata Amran di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Beras Bantuan Pangan. [Antara]
Beras Bantuan Pangan. [Antara]

Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah yang menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Sasaran utama program ini adalah rumah tangga dalam kelompok desil 1 hingga 4 atau sekitar 40 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Dalam skema bantuan tersebut, setiap keluarga penerima akan memperoleh 10 kilogram beras serta 2 liter minyak goreng. Bantuan diberikan sekaligus untuk kebutuhan dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.

Pendanaan program ini disiapkan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp14,09 triliun untuk mendukung pelaksanaan bantuan pangan tersebut.

Program bantuan pangan juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan harga komoditas pangan pokok di pasar.

Data penerima bantuan merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk kelompok desil 1 hingga 4 yang dikelola Kementerian Sosial. Data tersebut telah melalui proses validasi dan verifikasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) kemudian menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada sekitar 35,04 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

baca juga

Selain menyalurkan bantuan pangan, Amran mengaku juga terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di pasar. Amran menyebut saat ini beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi seperti pada periode sebelumnya.

"Alhamdulillah, ini, ingat, beras dulu penyumbang nomor satu untuk inflasi. Sekarang, tidak. Enggak ada lagi. Dia tidak masuk dalam yang menyumbang," pungkas Amran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Mentan Amran: Impor Beras Amerika untuk Makanan Turis, Bukan Konsumsi Umum

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:06 WIB

Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran

Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×