Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

M Nurhadi

Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB
Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melonjak di atas USD 100 per barel pada 13 April 2026 akibat ketegangan global.
  • Angkatan Laut AS memulai blokade maritim di Selat Hormuz setelah gagalnya perundingan damai dengan pemerintah pihak Iran.
  • Arab Saudi memulihkan kapasitas pipa minyak untuk meredam dampak disrupsi pasokan akibat ketegangan antara AS dan Iran.

Suara.com - Pasar energi global kembali dalam guncangan hebat. Harga minyak mentah melonjak tajam melampaui level USD 100 per barel pada perdagangan Senin (13/4/2026).

Kenaikan drastis ini dipicu oleh keputusan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) untuk memulai blokade di Selat Hormuz, menyusul kegagalan total perundingan damai antara Washington dan Teheran untuk mengakhiri perang.

Hingga 07.52 WIB pada Senin (13/4/2026), harga minyak mentah berada di kisaran USD 104.

Sementara itu, minyak mentah U.S. West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih tinggi sebesar USD 8,31 atau 8,61 persen ke level USD 104,88 per barel, menghapus pelemahan yang sempat terjadi pada sesi sebelumnya.

Donald Trump pada Minggu malam secara tegas menyatakan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade Selat Hormuz. Langkah ini secara efektif mengakhiri masa gencatan senjata dua pekan yang sangat rapuh.

"Pasar kini sebagian besar kembali ke kondisi sebelum gencatan senjata, bedanya sekarang AS juga akan memblokir sisa aliran minyak terkait Iran hingga 2 juta barel per hari melalui Selat Hormuz," ujar Saul Kavonic, Kepala Riset Energi di MST Marquee, dikutip dari Reuters.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa pasukan AS mulai menerapkan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran pada Senin pukul 10:00 pagi waktu setempat (14:00 GMT).

Analis dari ANZ, Brian Martin dan Daniel Hynes, memperingatkan bahwa langkah ini tidak hanya menghambat ekspor produsen Teluk Persia, tetapi juga memperburuk disrupsi pasokan global yang saat ini tengah berlangsung.

Dalam pernyataan yang jarang terjadi, Donald Trump mengakui bahwa keputusannya menyerang Iran enam minggu lalu dapat berdampak pada tingginya harga bensin hingga pemilihan paruh waktu (midterm elections) pada November mendatang.

baca juga

"Harga minyak dan bensin mungkin akan tetap tinggi," ujar Trump.

Garda Revolusi Iran mengeluarkan peringatan keras. Mereka menyatakan bahwa setiap kapal militer yang mencoba mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan akan dihadapi dengan tindakan yang "keras serta tegas."

Meskipun situasi buntu, data pelayaran LSEG menunjukkan aktivitas terakhir yang cukup kontras. Pada hari Sabtu, tiga kapal tanker raksasa (supertanker) yang bermuatan penuh minyak terpantau berhasil melewati Selat Hormuz.

Ketiganya merupakan kapal pertama yang keluar dari Teluk sejak kesepakatan gencatan senjata pekan lalu.

Namun, pada hari Senin ini, suasana di selat tersebut berubah drastis menjadi sepi. Tidak ada kapal lain yang terpantau melintas kecuali satu kapal berbendera Iran yang terlihat membuang sauh di area tersebut.

Di tengah krisis ini, Arab Saudi mengumumkan telah memulihkan kapasitas penuh pemompaan minyak melalui pipa East-West hingga sekitar 7 juta barel per hari.

Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah Riyadh melakukan penilaian kerusakan pada sektor energinya akibat serangan selama konflik AS-Iran berlangsung. Upaya ini diharapkan dapat sedikit meredam kekhawatiran pasar, meskipun blokade Selat Hormuz tetap menjadi variabel utama yang menentukan arah harga energi dunia dalam beberapa pekan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

News | Senin, 13 April 2026 | 07:32 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

News | Senin, 13 April 2026 | 07:26 WIB

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

News | Senin, 13 April 2026 | 06:52 WIB

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz

News | Minggu, 12 April 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:12 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

×