Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

Vania Rossa

Senin, 13 April 2026 | 07:32 WIB
Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!
Seorang pengunjuk rasa membawa poster di depan Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Xinhua/Li Rui/tom.
baca 10 detik
  • Survei YouGov dan CBS News pada 8-10 April 2026 menunjukkan 68 persen warga Amerika Serikat khawatir terhadap konflik Iran.
  • Sebanyak 64 persen responden menyatakan tidak menyetujui langkah Presiden Donald Trump dalam menangani eskalasi konflik yang sedang berlangsung tersebut.
  • Publik menilai pemerintah gagal menjelaskan tujuan militer secara transparan serta menolak pernyataan keras Trump terkait penghancuran peradaban Iran.

Suara.com - Kekhawatiran publik Amerika Serikat terhadap konflik dengan Iran terus meningkat. Survei terbaru menunjukkan mayoritas warga kini merasa situasi semakin tidak terkendali.

Menguti ANTARA, berdasarkan hasil survei YouGov bersama CBS News yang dirilis pada Minggu (13/4/2026), sebanyak 68 persen warga AS mengaku merasa khawatir terhadap konflik yang sedang berlangsung. Tak hanya itu, 57 persen responden menyatakan merasa tertekan, sementara 54 persen lainnya mengaku marah melihat perkembangan situasi.

Penilaian publik terhadap dampak konflik juga cenderung negatif. Sekitar 59 persen responden menilai konflik dengan Iran berjalan 'agak buruk' hingga 'sangat buruk' bagi Amerika Serikat. Angka ini meningkat dibandingkan survei sebelumnya pada 22 Maret.

Di sisi lain, kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump dalam menangani konflik ini juga terlihat melemah. Sebanyak 62 persen responden menilai Trump tidak memiliki rencana yang jelas, sementara 66 persen menyebut pemerintah belum mampu menjelaskan tujuan militernya secara transparan.

Pernyataan keras Trump yang sempat mengancam akan menghancurkan peradaban Iran juga menuai respons negatif. Sebanyak 59 persen responden tidak menyukai pernyataan tersebut, bahkan 47 persen di antaranya menyatakan sangat tidak setuju.

Secara keseluruhan, 64 persen warga AS tidak menyetujui cara Trump menangani konflik Iran, naik dua poin dibandingkan survei sebelumnya. Penilaian terhadap kinerja Trump secara umum pun cenderung negatif, dengan 61 persen responden memberikan evaluasi buruk.

Survei ini dilakukan pada 8–10 April 2026 terhadap 2.387 orang dewasa di Amerika Serikat, dengan margin of error sekitar 2,4 persen.

Sebagai konteks, konflik antara AS dan Iran kembali memanas sejak akhir Februari lalu, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut memicu korban jiwa dan dibalas oleh Iran melalui serangan ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Meski kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, kekhawatiran publik menunjukkan bahwa ketegangan belum benar-benar mereda, dan potensi eskalasi masih membayangi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

News | Senin, 13 April 2026 | 07:26 WIB

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

Telepon Vladimir Putin, Presiden Iran Siap Capai Kesepakatan dengan AS jika Adil

News | Senin, 13 April 2026 | 06:52 WIB

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Terkini

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×