Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB
Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T
Biaya Asuransi yang dikeluarkan masyarakat masih tinggi. OJK sebut pengeluaran masyarakat untuk asuransi capai Rp 175 triliun. [ist]
  • OJK menyoroti minimnya kontribusi asuransi kesehatan komersial yang mengakibatkan tingginya beban bayar sendiri masyarakat.
  • Mengingat tenor KPR yang panjang, OJK menekankan pentingnya asuransi jiwa dan properti agar risiko tidak membebani debitur.
  • OJK akan mengoptimalkan program asuransi pertanian dan nelayan untuk melindungi produsen pangan dari ketidakpastian cuaca dan risiko kerja, memastikan ketahanan ekonomi sektor pangan tetap terjaga.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat peran asuransi komersial. Hal ini untuk menekan beban biaya kesehatan pada masyarakat.

Dalam hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) menyoroti tingginya angka pengeluaran kesehatan mandiri atau out-of-pocket. Sebab, kontribusi asuransi kesehatan komersial masih sangat minim, yakni hanya sebesar 5 persen.

"Masyarakat yang belum menggunakan produk untuk program kesehatan baik BPJS maupun asuransi kesehatan masih besar. Sehingga pembelanjaan kesehatan itu masih bayar pakai uang sendiri atau disebut dengan out of pocket itu 28,8 persen jumlahnya itu Rp 175 triliun itu yang kita mau turunkan kita bersama-sama," katanya di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ilustrasi [Suara.com/HO]
Ilustrasi Asuransi [Suara.com/HO]

Oleh karena itu, OJK terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengalihkan beban biaya besar tersebut ke dalam skema perlindungan asuransi yang lebih efisien dan terjangkau.

"Kita bersama-sama dengan kementerian lembaga kita turunkan dan mereka bisa ikut serta dari program asuransi komersial tentunya ini mereka melihat apa untung ruginya bagaimana prosesnya lebih efisien lebih baik," katanya.

Selain sektor kesehatan, OJK memberikan perhatian serius pada program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Mengingat pembiayaan perumahan bersifat jangka panjang (15 hingga 20 tahun), Ogi menilai adanya risiko besar yang harus diantisipasi, mulai dari risiko jiwa debitur hingga kerusakan aset.

"Di situ ada risiko yang mungkin terjadi, seperti debitur meninggal dunia atau risiko properti akibat gempa bumi, kebakaran, hingga banjir. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa asuransi jangan dilihat sebagai beban biaya, tetapi sebagai perlindungan risiko jangka panjang bagi peserta," bebernya.

Terkait mekanisme premi, OJK sedang mendiskusikan berbagai opsi teknis dengan kementerian terkait. Pilihannya meliputi pemberian subsidi premi oleh pemerintah atau skema blended yang menyatu dalam program fasilitas rumah rakyat.

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap terlindungi tanpa terbebani biaya tambahan yang berat.

Tak hanya kesehatan dan perumahan, OJK juga menerima permintaan dari sejumlah kementerian/lembaga untuk memperkuat perlindungan di sektor produksi pangan. Risiko gagal panen bagi petani dan kecelakaan kerja bagi nelayan menjadi fokus pengawasan ke depan.

OJK berkomitmen untuk mengembangkan program asuransi pertanian dan nelayan yang sudah ada agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan cakupan proteksi yang lebih luas, diharapkan stabilitas ekonomi para produsen pangan tetap terjaga meski dihadapkan pada ketidakpastian cuaca maupun risiko teknis lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Aset Tembus Rp2.992 Triliun, OJK Perkuat Tata Kelola Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Terkini

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Petani Diproyeksi Untung, Bulog Pastikan Harga Ekspor Beras ke Malaysia Lebih Mahal dari HET

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:41 WIB

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB