Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB
Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang
Ada barisan profesional yang justru mengandalkan ritual "nyeleneh" hingga takhayul demi mengais cuan di pasar modal. Foto ist.
baca 10 detik
  • George Soros gunakan nyeri punggung sebagai tanda peringatan dini portofolio.
  • Fenomena bulan purnama dan astrologi pengaruhi psikologi beberapa trader.
  • Strategi berbasis data tetap lebih unggul dibanding ritual atau angka keberuntungan.

Suara.com - Di dunia trading yang serba cepat dan penuh tekanan, rasa nyaman adalah barang mewah. Tak heran, banyak trader melakukan meditasi hingga menulis jurnal untuk menjaga mental.

Namun, tahukah Anda? Ada barisan profesional yang justru mengandalkan ritual "nyeleneh" hingga takhayul demi mengais cuan di pasar modal.

Melansir Elev8, salah satu kisah yang paling legendaris di jagat finansial adalah milik George Soros. Bukan grafik canggih, sinyal trading paling akurat Soros konon berasal dari punggungnya. Sang putra, Robert Soros, mengungkapkan bahwa jika ayahnya merasakan nyeri punggung bawah yang hebat, itu adalah alarm fisik bahwa ada yang salah dengan portofolionya. Tanpa ragu, Soros sering langsung menutup posisi trading-nya hanya karena sakit punggung tersebut.

Tak hanya sinyal tubuh, banyak investor yang memalingkan wajah ke langit. Ada kepercayaan bahwa fase bulan memengaruhi volatilitas pasar. Menariknya, studi ilmiah bertajuk "Are Investors Moonstruck?" menemukan bahwa imbal hasil saham memang cenderung lebih rendah di sekitar periode bulan purnama. Meski selisihnya tipis (3-5% per tahun), secara statistik ini dianggap signifikan.

Lalu ada Astrologi Keuangan. Beberapa trader memilih libur saat Merkurius sedang dalam posisi retrograde karena takut sial. Ada juga yang mengaitkan badai geomagnetik matahari dengan kecemasan investor yang memicu gejolak pasar. Namun, secara ilmiah, korelasi antara posisi planet dengan indeks saham seperti S&P 500 masih dianggap sangat lemah dan tidak konsisten.

Di Asia, angka 4 sering dihindari karena pelafalannya mirip dengan kata 'mati', sementara angka 8 menjadi primadona karena melambangkan kemakmuran. Hal ini bahkan memengaruhi psikologi harga order di pasar.

Bicara soal penampilan, trader legendaris Paul Tudor Jones punya cerita sendiri. Saat memprediksi market crash tahun 1987, ia konon mengenakan sepatu kets hitam "keberuntungan" untuk menjaga mentalnya tetap tangguh saat pasar global sedang rontok.

Meski ritual unik ini memberikan rasa aman secara psikologis, broker Elev8 mengingatkan bahwa bintang di langit bukan pengganti strategi. Ilmu pengetahuan memang menunjukkan beberapa korelasi aneh, namun korelasi bukanlah penyebab utama (kausalitas).

"Pasar bergerak karena data ekonomi, kinerja emiten, dan suku bunga bukan karena posisi Merkurius. Takhayul mungkin menambah warna, tapi jangan jadikan itu fondasi portofolio Anda," tulis Elev8.

baca juga

Jadi, boleh saja Anda menyimpan potongan kuku seperti Pablo Picasso atau tidur menghadap utara ala Charles Dickens demi kreativitas. Tapi untuk urusan saldo akun trading, analisis teknikal dan manajemen risiko tetaplah mantra yang paling sakti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Ternyata Masalah Ini yang Bikin Investor Ritel Boncos di Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:21 WIB

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Jumlah Investor Reksa Dana Tembus 19,8 Juta di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 06:38 WIB

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Cuan di Awal, Bertahan di Akhir: Membedah Siklus Sunyi Pekerja Setiap Bulannya

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×