Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
Pertamina disarankan segera menaikkan harga BBM nonsubsidi agar tidak merugi. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, mendesak Pertamina segera menaikkan harga BBM nonsubsidi agar perusahaan tidak menanggung kerugian finansial.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah melampaui asumsi APBN tahun 2026.
  • Penyesuaian harga BBM nonsubsidi harus mengacu pada regulasi Permen ESDM dan Kepmen ESDM sesuai kondisi ekonomi global.

Suara.com - Pertamina sebaiknya segera menaikkan harga BBM nonsubsidi jika tak ingin merugi di tengah melonjaknya harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman menilai Pertamina seharusnya sudah bisa menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Jika tidak beban keuangan perusahaan akan semakin berat.

"Seharusnya Pertamina sudah bisa menyesuaikan harga jual sesuai keekonomiannya BBM Umum seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertadex setiap bulan dimulai tanggal 1," kata Yusri kepada Suara.com, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan penentuan harga BBM mengacu pada regulasi yang berlaku, yakni Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2024 dan Kepmen ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2020. Dalam aturan tersebut, harga BBM ditentukan oleh rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Menurutnya, asumsi APBN 2026 menetapkan harga minyak di kisaran USD 60 hingga USD 70 per barel dan nilai tukar rupiah sekitar Rp16.500 hingga Rp16.900. Namun, kondisi saat ini dinilai telah jauh melampaui asumsi tersebut.

"Penentuan harga jual BBM di SPBU Pertamina mengacu Permen ESDM nomor 10 tahun 2024 dan Kepmen ESDM nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2020 tetap mengacu harga rata rata minyak dunia dan nilai tukar rupiah," ujar Yusri.

Yusri menyebut lonjakan harga minyak dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik tersebut membuat harga energi global, termasuk BBM dan LPG, mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini membuat tekanan biaya pada badan usaha energi itu semakin besar.

"Akibat Amerika dan Israel menyerang Iran terjadi kegoncangan geopoliitk di kawasan timur tengah yang menyebabkan harga minyak dan LPG meroket, lantaran dua pembentuk harga BBM yaitu rata-rata harga minyak dunia dan nilai tukar sudah jauh dari perkiraan asumsi APBN 2026," kata Yusri.

Meski demikian, ia menegaskan harga BBM subsidi tetap harus melalui keputusan pemerintah. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Menurutnya, langkah menahan harga BBM subsidi memiliki konsekuensi terhadap anggaran negara. Pemerintah harus menanggung tambahan beban subsidi energi.

"Langkah Pertamina tidak menaikan harga BBM subsidi dan penugasan tentu pertimbangan pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," ucap Yusri.

Di sisi lain, Yusri menilai beban kerugian pada BBM umum akan ditanggung oleh Pertamina jika harga tidak disesuaikan. Kondisi ini berpotensi memperbesar tekanan keuangan perusahaan.

"Kecuali BBM umum jika rugi menjadi beban Pertamina," pungkas Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Manuver Putra Mahkota 'Raja Minyak' Lolos Jerat Korupsi Pertamina

Manuver Putra Mahkota 'Raja Minyak' Lolos Jerat Korupsi Pertamina

Liks | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Hati-Hati Penipuan! Pendaftaran Agen LPG 3 Kg Tidak Dipungut Biaya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 15:59 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Sport | Senin, 13 April 2026 | 07:11 WIB

Terkini

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:35 WIB

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

IHSG 'Ngamuk' Meroket ke Level 7.600

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:04 WIB

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Purbaya Pamer Kondisi Ekonomi RI ke Investor AS, Minta Tak Ragu Investasi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Gawat! Mayoritas Pengusaha RI Ogah Tambah Karyawan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 16:09 WIB