Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 11:54 WIB
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
Suasana bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (7/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Throughput IPC TPK Kuartal I-2026 capai 850.768 TEUs, tumbuh tipis 0,9%.
  • Volume domestik naik 3,5% berkat tingginya konsumsi selama Ramadan dan Idul Fitri.
  • Kinerja operasional tetap terjaga 24/7 meski ada pembatasan angkutan barang mudik.

Suara.com - Anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang kuartal I-2026. Perseroan mencatatkan total arus peti kemas (throughput) sebesar 850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 843.187 TEUs.

Capaian ini dinilai mencerminkan resiliensi operasional perusahaan di tengah tantangan logistik selama momentum Idul Fitri, termasuk adanya kebijakan pembatasan angkutan barang jalan raya untuk mendukung arus mudik.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil dari langkah antisipatif dan optimalisasi operasional yang terukur.

"IPC TPK telah mengoptimalkan aktivitas bongkar muat menjelang periode pembatasan, serta memastikan percepatan arus barang pasca pembatasan berakhir. Strategi ini meminimalkan potensi penumpukan di terminal," ujar Pramestie di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Berdasarkan data perusahaan, segmen domestik menjadi motor penggerak utama. Volume peti kemas domestik melonjak 3,5% secara tahunan (year-on-year) dari 623.532 TEUs menjadi 645.084 TEUs pada Maret 2026. Tren positif ini didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan distribusi barang dalam negeri selama Ramadan dan Idul Fitri.

Namun, kinerja berbeda tampak pada arus peti kemas internasional yang terkontraksi 6,4% menjadi 205.684 TEUs. Penurunan ini dipicu oleh penyesuaian jadwal pelayaran global serta dinamika distribusi lintas negara. Secara bulanan, arus bongkar muat pada Maret 2026 juga tercatat turun 14% menjadi 250.352 TEUs akibat imbas periode pembatasan logistik nasional.

Meski terdapat fluktuasi secara bulanan, IPC TPK mencatat pertumbuhan throughput yang cukup merata di berbagai area kerja strategis seperti Teluk Bayur yang tumbuh 5,3%, Panjang naik 2% daerah Pontianak tumbuh 1,6% dan area Tanjung Priok yang naik tipis 1%.

Untuk menjaga keandalan layanan, operator terminal yang beroperasi di enam wilayah Indonesia ini tetap menyiagakan layanan 24/7 di seluruh area kerja.

"Ke depan, kami akan memperkuat kolaborasi dan perencanaan berbasis data guna memastikan kelancaran logistik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi," pungkas Pramestie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran

LENGKAP Pernyataan Resmi Komando Pusat Amerika Serikat Putus Akses ke Pelabuhan Iran

News | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Terkini

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:45 WIB

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:09 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:56 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Motor Listrik MBG Pesanan BGN Rp56 Juta, di Marketplace Cuma Rp10 Juta?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:40 WIB

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB