Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
Pertambangan Konsentrat Tembaga Milik AMNT/(Dokumentasi AMMN).
  • Kemendag pangkas HPE konsentrat tembaga periode II April 2026 jadi USD 6.174,75 per WMT, turun 4,97%.
  • Harga referensi emas melorot ke USD 4.589,33 per troy ounce akibat penguatan dolar AS.
  • Permintaan fisik tembaga lesu dipicu penurunan impor Tiongkok dan tumpukan stok global.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode kedua April 2026. Dalam penetapan terbaru ini, mayoritas komoditas unggulan seperti konsentrat tembaga dan logam mulia mencatatkan penurunan harga yang cukup dalam.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 624 Tahun 2026, HPE konsentrat tembaga ditetapkan sebesar USD 6.174,75 per Wet Metric Ton (WMT). Angka ini menyusut 4,97% dibandingkan periode sebelumnya yang bertengger di level USD 6.497,50 per WMT.

Tak hanya tembaga, kilau logam mulia pun meredup. HPE emas ditetapkan turun menjadi USD 147.550,12 per kilogram dari sebelumnya USD 157.267,62 per kilogram. Sejalan dengan itu, Harga Referensi (HR) emas terkoreksi ke level USD 4.589,33 per troy ounce dari posisi sebelumnya USD 4.891,57 per troy ounce.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, mengungkapkan bahwa tren bearish ini dipicu oleh sentimen makroekonomi global yang kurang menguntungkan.

"Penurunan harga emas dan perak terutama dipengaruhi penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil (yield) yang menekan daya tarik logam mulia sebagai non-yield asset," ujar Tommy kepada wartawan, Rabu (15/4).

Khusus untuk tembaga, Tommy menyoroti dua faktor utama yakni peningkatan stok tembaga global yang terpantau melimpah dan lesunya permintaan pasar Tiongkok.

Data yang dihimpun Kemendag menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi selama periode pengumpulan data:

  • Tembaga: Turun 2,93%.
  • Emas: Turun 6,18%.
  • Perak: Melemah paling dalam hingga 9,65%.

Tommy menegaskan, penetapan HPE ini telah melalui koordinasi ketat lintas kementerian, mulai dari Kemenko Perekonomian, ESDM, Keuangan, hingga Kemenperin. Data acuan yang digunakan bersumber dari bursa komoditas internasional seperti London Metal Exchange (LME) dan London Bullion Market Association (LBMA).

Kebijakan harga ini berlaku efektif mulai tanggal 15 hingga 30 April 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB