Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Dicky Prastya

Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat kunjungan kerja menemui investor di Amerika Serikat pada Senin (13/4/2026). [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemui 18 investor global di Amerika Serikat untuk memaparkan strategi fiskal pemerintahan Prabowo.
  • Investor tertarik menanamkan modal pada sektor keuangan Indonesia, mencakup instrumen pendapatan tetap dan ekuitas pasar modal saham.
  • Pemerintah optimistis penjelasan strategi fiskal yang prudent akan meningkatkan arus masuk modal asing ke pasar modal Indonesia.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini arus modal asing bakal lebih banyak masuk ke Indonesia setelah mendengarkan strategi fiskal di bawah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal ini diungkapkan Menkeu Purbaya usai melakukan kunjungan kerja dengan International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia (World Bank), lembaga pemeringkat, hingga 18 investor global seperti HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Blackrock, Lord Abbett, TD Asset Management, Goldman Sachs Asset Management (GSAM), hingga Fidelity di Amerika Serikat.

Purbaya menjelaskan kalau sektor yang diminati para investor global berasal dari sektor keuangan, mulai dari fixed income hingga equity.

"Tadi sih campur, ada yang sebagian fixed income, tapi sebenarnya sebagian juga dari equity. Jadi harusnya ini financial sector ya, bukan FDI (foreign direct investment)," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (16/4/2026).

Bendahara Negara pun meyakini kalau pertemuan tersebut bakal menghasilkan serbuan dana asing yang masuk ke Indonesia, khususnya pasar modal saham.

"Jadi harusnya sih enggak lama lagi akan masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi," beber dia.

Di sela-sela pertemuan itu, Menkeu Purbaya mengungkapkan para investor global ingin mengetahui soal kebijakan fiskal Pemerintah Indonesia saat ini.

"Tadi pagi kita ketemu 18 investor besar, di antara yang besar adalah Goldman Sachs sama Fidelity, di samping yang lain juga besar-besar. Mereka sepertinya pengin menanyakan, ingin tahu komitmen kita terhadap pertemuan, terhadap anggaran seperti apa, dan masuk akal enggak," katanya dalam keterangan video, dikutip Kamis (16/4/2026).

Bendahara Negara mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menjelaskan strategi fiskal RI dengan detail dan komprehensif, mulai dari apa yang dilakukan dampaknya ke anggaran, hingga efeknya ke pertumbuhan ekonomi.

"Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertemuan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian kebijakan fiskal," lanjutnya.

Purbaya juga mengakui kalau para investor global bingung kenapa Indonesia bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih cepat di tengah krisis global.

"Sepertinya selama ini mereka masih agak bingung dengan kebijakan kita.
Terutamanya mereka bingung, kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat tapi anggarannya tetap terkendali. Kita jelaskan dengan gamblang pada pertemuan tadi pagi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?

FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 21:12 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Video | Rabu, 15 April 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB