Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dan Duta Besar Australia, Rod Brazier. [Dok. Kementerian Pertanian]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia membahas potensi ekspor pupuk urea ke Australia guna merespons tingginya permintaan global akibat disrupsi rantai pasok.
  • Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk yang kuat dengan potensi ekspor mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2026.
  • Pemenuhan kebutuhan pupuk bagi petani dalam negeri tetap menjadi prioritas utama pemerintah sebelum melakukan alokasi untuk ekspor.

Suara.com - Pemerintah membuka peluang ekspor pupuk urea ke Australia di tengah meningkatnya kebutuhan global akibat gangguan rantai pasok. Namun, pemenuhan kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas utama.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sudah membahas kemungkinan kerja sama ini dengan Duta Besar Australia. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah dinamika global yang memengaruhi distribusi pupuk dunia, termasuk gangguan jalur logistik internasional.

“Dengan adanya disrupsi ini, banyak negara membutuhkan urea. Indonesia memiliki keunggulan karena mampu memproduksi urea dari gas alam domestik, sehingga kita tidak bergantung pada impor untuk komoditas tersebut,” ujar Sudaryono dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, gangguan distribusi pupuk global salah satunya dipicu kondisi geopolitik, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan pupuk dunia.

Sekitar sepertiga pasokan pupuk global diketahui melewati jalur tersebut, sehingga gangguan yang terjadi berdampak pada ketersediaan pupuk di pasar internasional.

Dalam kondisi tersebut, Indonesia dinilai memiliki peluang ekspor karena kapasitas produksi yang relatif kuat. Produksi pupuk urea nasional yang dikelola PT Pupuk Indonesia mencapai sekitar 9,36 juta ton hingga 9,4 juta ton per tahun.

Ilustrasi pupuk urea. (Foto: Antara/Rahmad)
Ilustrasi pupuk urea. (Foto: Antara/Rahmad)

Pada 2026, produksi urea ditargetkan mencapai 7,8 juta ton, dengan kebutuhan subsidi dalam negeri sebesar 6,3 juta ton. Dari angka tersebut, terdapat potensi ekspor sekitar 1,5 juta ton.

Namun demikian, pemerintah menilai kebutuhan petani dalam negeri tetap menjadi prioritas.

“Kebutuhan pupuk untuk petani Indonesia adalah super prioritas. Setelah itu terpenuhi, baru sisa produksi dapat dialokasikan untuk ekspor,” jelasnya.

baca juga

Menurut Sudaryono, minat terhadap pupuk urea Indonesia tidak hanya datang dari Australia, tetapi juga dari negara lain seperti India, Filipina, dan Brasil.

Meski begitu, pemerintah tetap berhati-hati dalam membuka ekspor agar tidak mengganggu ketersediaan dalam negeri.

Ia juga menyinggung hubungan dagang antara Indonesia dan Australia yang bersifat timbal balik di sektor pupuk.

“Ini hubungan yang resiprokal. Kita saling membutuhkan. Yang penting adalah bagaimana kita mengamankan kepentingan nasional sekaligus menjaga hubungan dagang yang sehat,” ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah memastikan stok pupuk nasional, terutama pupuk subsidi, dalam kondisi aman seiring meningkatnya aktivitas tanam petani.

“Kalau ada petani yang tidak menemukan pupuk di kios, itu lebih kepada distribusi yang sedang berjalan cepat. Dalam 1–2 hari biasanya sudah tersedia kembali. Artinya pupuk ada dan cukup,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah

Video | Rabu, 15 April 2026 | 18:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran

Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

Terkini

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

OJK Ungkap Kelanjutan Kasus Gagal Bayar DSI

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:16 WIB

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Tayang 4 November, Intip Sinopsis Drakor Fantasi The Remarried Empress

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Tiga Pelanggaran dengan Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:15 WIB

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Suahasil Akui APBN Habis RP 60 T buat Banjir Sumatra & Karhutla, Belanja Negara Naik ke Rp 3.942 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Kepala BGN Sudaryono Curhat Didemo Setiap Hari: Senin - Jumat Kok Nggak Ada yang Dukung MBG?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:01 WIB

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:50 WIB

×