Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 15 April 2026 | 10:09 WIB
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]
  • Harga minyak dunia melemah pada 15 April 2026 akibat harapan kelanjutan pembicaraan damai antara AS dan Iran.
  • Konflik di Selat Hormuz menyebabkan gangguan pasokan energi global yang berdampak pada ketidakstabilan harga minyak mentah.
  • Amerika Serikat memutuskan tidak memperpanjang pelonggaran sanksi minyak terhadap Iran dan Rusia yang memicu kekhawatiran pasokan.

Suara.com - Harga minyak kembali melemah pada Rabu, 15 April 2026, menyusul harapan akan berlanjutnya pembicaraan damai antara AS dan Iran.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mengalirkan kembali pasokan minyak dari Timur Tengah yang sempat terhenti akibat penutupan Selat Hormuz.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 52 sen atau 0,55 persen , menjadi 94,27 dolar AS per barel pada pukul 00.54 GMT (07.54 WIB), setelah turun 4,6 persen pada sesi sebelumnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 1,04 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi 90,24 dolar AS setelah turun 7,9 persen pada sesi sebelumnya.

Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan berlanjutnya pembicaraan damai antara AS, Israel, dan Iran di Pakistan pekan ini.

Dialog ini diharapkan menjadi solusi untuk mengakhiri konflik serta membuka kembali jalur ekspor minyak mentah yang sempat terhenti akibat blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat.

Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)
Ilustrasi gencatan senjata antara AS dan Iran. (Dok. Suara.com)

Sebagaimana dilaporkan, perang telah melumpuhkan aktivitas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi pasokan energi dunia ke Asia dan Eropa.

Meski gencatan senjata sementara sudah berjalan dua minggu, volume lalu lintas kapal masih jauh di bawah normal dan keberlangsungan transit masih belum pasti.

Di lapangan, ketegangan tetap tinggi setelah kapal perusak AS mencegat dua tanker minyak Iran. Analis dari Schork Group menilai bahwa meski ada sinyal diplomasi, kondisi riil yang tidak stabil membuat pasar minyak saat ini lebih fokus menghitung risiko gangguan pasokan ketimbang pemulihan stabilitas harga.

"Meskipun berita-berita diplomatik mengindikasikan kemungkinan dimulainya kembali pembicaraan AS-Iran dan bahkan pelonggaran sementara pembatasan transit, realitas fisik tetap terfragmentasi. Akibatnya, pasar terus memberikan harga berdasarkan opsi yang terkait dengan gangguan arus, alih-alih kembali ke keseimbangan," kata Schork Group dalam sebuah catatan.

Adapun pasokan minyak global diprediksi akan semakin ketat. Berdasarkan pernyataan dari dua pejabat AS kepada Reuters, AS yang tidak memperpanjang pelonggaran sanksi terhadap minyak asal Iran dan Rusia.

Keputusan ini secara otomatis menutup celah perdagangan minyak dari kedua negara tersebut yang sebelumnya sempat diizinkan secara terbatas.

Pelaku pasar saat ini tengah menunggu laporan resmi cadangan energi AS dari Energy Information Administration. Meski ada prediksi kenaikan tipis pada stok minyak mentah, persediaan bahan bakar olahan seperti bensin diperkirakan justru menurun.

Data awal dari API menunjukkan tren peningkatan stok minyak mentah Amerika Serikat dalam tiga pekan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Harga Minyak Dekati Level 100 Dolar: Selat Hormuz Mencekam di Tengah 'Drama' Trump-Iran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:40 WIB

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 13:37 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Tapi di Bawah USD 100/Barel

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:23 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 07:01 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB