Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan
Suasana SPBU di Jalan Jenderal Sudirman Duri yang padat akibat antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar solar. [Suara.com/Panji Ahmad Syuhada]
  • Kenaikan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026 memicu kekhawatiran Celios terkait potensi perpindahan konsumsi ke BBM bersubsidi.
  • Pergeseran konsumen sektor industri dan menengah ke atas ke BBM subsidi berisiko menyebabkan defisit stok solar nasional.
  • Celios menyarankan pemerintah memperketat pengawasan distribusi serta memberikan insentif bagi pelaku usaha pengguna BBM nonsubsidi yang terdampak.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang terjadi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia memicu kekhawatiran akan terjadinya ketidakseimbangan distribusi energi di dalam negeri.

Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (Center of Economic and Law Studies — Celios) menekankan pentingnya pemerintah memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna mengantisipasi perpindahan konsumsi secara masif dari sektor industri dan menengah ke atas.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara, menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan langkah yang wajar mengikuti pergerakan pasar dan Indonesian Crude Price (ICP).

Namun, ia menyoroti besarnya selisih harga yang kini tercipta, yang berpotensi memicu kerawanan pada stok BBM penugasan atau subsidi.

Fokus utama kekhawatiran Celios tertuju pada kenaikan harga Pertamina Dex yang sangat tajam. Per 18 April 2026, harga Pertamina Dex melonjak sekitar 60 persen, dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter. 

Bhima menjelaskan bahwa jenis BBM ini bukan hanya dikonsumsi oleh kendaraan pribadi mewah, melainkan menjadi komponen vital dalam operasional mesin industri.

"Pertamina Dex ini juga banyak digunakan oleh mesin-mesin industri, alat berat di sektor pertambangan, hingga sektor perkebunan sawit. Dengan kenaikan yang sangat signifikan ini, ada potensi pergeseran konsumen yang beralih menggunakan solar subsidi karena harganya tetap," ujar Bhima dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Jika migrasi konsumsi ini terjadi, pasokan solar subsidi dikhawatirkan akan mengalami defisit atau kebocoran di lapangan. Bhima menekankan bahwa pengawasan ketat harus difokuskan pada wilayah di luar Pulau Jawa, terutama di kawasan yang menjadi pusat industri ekstraktif seperti pertambangan dan perkebunan, serta pada jalur distribusi logistik.

Pergeseran Konsumsi di Sektor Gasoline

Selain di sektor diesel, tekanan harga juga terjadi pada segmen bensin nonsubsidi. Harga Pertamax Turbo di wilayah DKI Jakarta terpantau naik menjadi Rp19.400 per liter, dibandingkan harga awal April yang berada di level Rp13.100 per liter.

Tingginya harga Pertamax Turbo diprediksi akan menurunkan minat beli konsumen secara drastis. Namun, masalah baru muncul ketika para pengguna bensin oktan tinggi tersebut diperkirakan akan turun kelas (downgrade) ke jenis Pertamax.

Selisih harga antara harga pasar (keekonomian) dengan harga jual Pertamax yang masih lebar dinilai akan menambah beban kompensasi yang harus ditanggung negara atau badan usaha.

Bhima menilai tren kenaikan harga BBM seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex saat ini bersifat sementara (temporer).

Hal ini didorong oleh ekspektasi pasar bahwa harga minyak dunia akan melandai seiring menurunnya tensi geopolitik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

Meski demikian, untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat produsen, Celios menyarankan agar pemerintah tidak hanya fokus pada aspek pengawasan, tetapi juga pemberian stimulus.

"Pemerintah perlu mempertimbangkan pemberian insentif bagi pelaku usaha yang tetap berkomitmen membeli BBM nonsubsidi. Ini penting untuk meringankan biaya produksi yang membengkak," lanjut Bhima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:49 WIB

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:02 WIB

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB