Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB
Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
  • Nilai tukar rupiah menguat 42 poin ke level Rp17.126 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, 21 April 2026.
  • Penguatan rupiah dipicu optimisme pasar global terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan.
  • Analis memproyeksikan rupiah tetap stabil di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 seiring menanti kepastian hasil perundingan dari Islamabad.

Suara.com - Nilai tukar rupiah menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (21/4/2026). Mata uang Garuda tercatat menguat 42 poin atau sekitar 0,24 persen, bertengger di posisi Rp17.126 per dolar AS.

Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang sempat menyentuh level Rp17.168 per dolar AS.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa penguatan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global, terutama munculnya optimisme terkait peluang kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Lukman menjelaskan bahwa meredanya ketegangan di Timur Tengah memberikan tekanan pada dolar AS dan memicu penurunan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini menjadi angin segar bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah dan harga minyak mentah dunia yang turun oleh optimisme apabila kesepakatan damai akan tercapai setelah Iran mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan AS," jelas Lukman di Jakarta, dikutip via Antara.

Berdasarkan laporan Sputnik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa delegasi perwakilannya sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk mengikuti proses negosiasi terkait isu Iran.

Selain itu, Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, mengisyaratkan bahwa dialog antar kedua negara akan segera dilanjutkan dalam kurun waktu 24 jam ke depan. Ada pula kemungkinan perpanjangan perjanjian gencatan senjata yang sedianya berakhir pada 22 April 2026.

Meskipun pasar merespons dengan positif, situasi di lapangan masih dipenuhi laporan yang kontradiktif. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melalui laporan Anadolu menyatakan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk memulai putaran baru negosiasi dengan AS.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menerima ultimatum dalam upaya memperjuangkan kepentingan nasional mereka.

Namun, sumber dari pihak Pakistan sebagai mediator justru menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan menghadiri perundingan putaran kedua tersebut.

Lukman Leong mencatat bahwa pasar saat ini lebih memilih untuk "membeli" narasi perdamaian meskipun dari sisi Iran masih terlihat ragu.

"Investor hanya optimistis akan perundingan damai, sedangkan kesediaan berunding Iran masih simpang siur sebenarnya. Pasar hanya lebih yakin akan terjadinya perundingan tersebut," tambah Lukman.

Ke depan, nilai tukar rupiah diprediksi masih akan berfluktuasi mengikuti perkembangan berita dari Islamabad. Sentimen damai yang kuat diperkirakan mampu menjaga stabilitas mata uang dalam negeri. Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang harga Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS untuk sisa perdagangan hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:50 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Terkini

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:31 WIB

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

PPN Jalan Tol dan Harga BBM Naik: Mengapa Napas Kelas Menengah RI Semakin Sesak?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:07 WIB

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

MKI dan CIGRE Bahas Teknologi HVDC untuk Interkoneksi Listrik Hijau

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:37 WIB

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Industri Hulu Migas Perkuat Kontribusi, Dorong Penguatan Kapasitas Nasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 11:18 WIB

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

OJK Targetkan ETF Emas Meluncur Tahun Ini, Simak Bocorannya

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong 2 Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:39 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Tarif Listrik Terbaru Semua Golongan Mulai April 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:28 WIB

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

RUU PPRT Disahkan Hari Ini, Dasco: Kado Hari Kartini, PRT Berhak Dapat BPJS

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:16 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB