Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI
Logo Bank Indonesia
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.164 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 22 April 2026 pagi.
  • Pelaku pasar cenderung menahan diri menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diumumkan sore hari.
  • Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran memicu penguatan dolar AS yang menekan mata uang rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah terbatas pada perdagangan hari ini, Rabu (22/4/2026).

Hal itu terlihat dari data Blomberg, menunjukkan rupiah dibuka melemah tipis ke level Rp17.164 per dolar AS. Adapun, mata uang garuda melemah 0,12 persen dari perdagangan Selasa (21/4/2026) di level Rp17.134 

Pelemahan ini dikarenakan faktor utama pasar saat ini tertuju pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, yang dijadwalkan pada sore nanti.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengamati bahwa pergerakan mata uang Garuda saat ini berada dalam fase wait and see

Investor cenderung menahan diri untuk masuk ke pasar secara agresif sebelum mendapatkan kepastian mengenai arah kebijakan moneter domestik.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi atau bergerak datar (flat) dengan potensi melemah terbatas. Investor saat ini sedang menantikan hasil RDG Bank Indonesia sore ini," ujar Lukman Leong saat dihubungi Suara.com.

Nilai tukar rupiah. [Antara]
Nilai tukar rupiah. [Antara]

Selain faktor domestik, sentimen dari pasar eksternal turut memberikan tekanan bagi rupiah. Situasi geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian utama, terutama hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.

Meskipun terdapat laporan mengenai perpanjangan gencatan senjata, situasi masih dianggap rawan menyusul penolakan Iran untuk kembali ke meja perundingan. 

Ketidakpastian ini memicu penguatan dolar AS sebagai aset aman (safe haven), yang secara tidak langsung menekan mata uang pasar berkembang, termasuk rupiah.

"Dari perkembangan eksternal, situasinya beragam. Walaupun gencatan senjata AS-Iran diperpanjang, namun Iran menolak untuk kembali berunding," tambah Lukman.

Berdasarkan analisis tersebut, memproyeksikan rupiah akan bergerak pada rentang harga Rp16.100 hingga Rp16.200 per dolar AS untuk hari ini. Sedangkan mata uang Asia lainnya bergerak fluktuatif.

Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,27 persen. Disusul, ringgit Malaysia tertekan 0,13 persen dan dolar Taiwan tergelincir 0,09 perse . Diikuti, dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,02 persen.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,25 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura yang terkerek 0,09 persen dan yen Jepang menanjak 0,07 persen Diikuti, yuan China yang naik 0,02 persen. Kemudian ada baht Thailand yang menguat tipis 0,006 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:34 WIB

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:48 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Kurs Rupiah Hari Ini : Melemah ke Rp17.043 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:49 WIB

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:49 WIB

Terkini

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:16 WIB

Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram

Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:58 WIB

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:28 WIB

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:24 WIB