Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB
Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan kenaikan Harga Acuan Pembelian (HAP) sapi hidup sebesar Rp1.000 per kilogram. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • HAP sapi hidup naik dari Rp58.000 menjadi Rp59.000/kg akibat biaya logistik global.
  • Harga daging sapi pasar tetap stabil di kisaran Rp130-140 ribu/kg, masih sesuai HET.
  • HET daging kerbau ikut terkerek menjadi Rp90.000/kg karena lonjakan permintaan konsumen.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan kenaikan Harga Acuan Pembelian (HAP) sapi hidup sebesar Rp1.000 per kilogram.

Dengan keputusan ini, HAP sapi hidup yang semula dipatok Rp58.000 kini merangkak naik menjadi Rp59.000 per kilogram. Zulhas mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan imbas nyata dari ketegangan geopolitik dunia yang mengganggu jalur logistik global.

"Memang ini, walaupun jauh, ya, perangnya itu, geopolitik, tapi memang mempengaruhi transportasi. Oleh karena itu, juga beberapa pangan impor itu melakukan penyesuaian," ujar Zulhas usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Kendati ada kenaikan di tingkat produsen, Zulhas menjamin bahwa lonjakan ini tidak akan mencekik konsumen di pasar ritel. Menurutnya, harga daging sapi di pasar saat ini masih terjaga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Masih berada di koridor harga eceran tertinggi. Misalnya di pasar harga sapi itu antara Rp130-140 ribu per kilogram. Masih dalam kisaran HET. Jadi itu masih tidak ada perubahan apapun," tegasnya.

Namun, efek domino dari penyesuaian harga sapi ini mulai merembet ke komoditas lain, terutama daging kerbau. Zulhas mengakui adanya pergeseran konsumsi masyarakat yang memicu lonjakan permintaan daging alternatif tersebut.

"Sehingga permintaan daging kerbau itu meningkatnya luar biasa. Nah ini dari harga HET tertinggi Rp80.000-an. Ini berubah menjadi harga HET Rp90.000-an," pungkas pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

Kritik dr. Tan Shot Yen: Susu Bumil Gimmick Industri, Desak Program Makan Gratis Pakai Pangan Lokal!

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:50 WIB

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket

Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:16 WIB

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

×