Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB
Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham
Ilustrasi Saham. [Dokumentasi IPOT].
  • Indo Premier Sekuritas meluncurkan aplikasi IPOT berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung investasi saham real-time bagi investor retail di Indonesia.
  • Inovasi ini menyediakan fitur analisis pasar canggih guna menggantikan metode pengambilan keputusan investasi yang sebelumnya hanya berdasarkan spekulasi.
  • Platform ini menawarkan arsitektur berkecepatan tinggi serta sistem keamanan berlapis untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas perdagangan saham nasabah.

Suara.com - Dunia pasar modal kini mulai berubah dengan kecanggihan teknologi. Apalagi dengan kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuat investasi di pasar modal semakin mudah.

Namun, investor di Indonesia masih belum canggih, karena belum beralih memanfaatkan AI dan real-time untuk aktivitas jual-beli saham. Padahal, di pasar maju seperti Amerika Serikat, penggunaan data real-time, algoritma, dan analisis order flow telah menjadi standar dalam pengambilan keputusan investasi.

Sebaliknya, keterbatasan akses terhadap data real-time di dalam negeri berpotensi membuat keputusan investasi menjadi kurang relevan dengan kondisi pasar yang bergerak dinamis.

Atas kekurangan itu, Indo Premier Sekuritas melalui platform IPOT berinovasi menghadirkan aplikasi saham berbasis AI real-time dan live indicators.

Ilustrasi perdagangan saham Wall Street. [Unsplash].
Ilustrasi perdagangan saham . [Unsplash].

"Tidak hanya sebagai inovasi teknologi, langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi industri, di mana akses terhadap sistem trading yang sebelumnya identik dengan investor institusi kini mulai terbuka untuk investor retail," ujar Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Sergio Ticoalu di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, melalui berbagai fitur berbasis AI seperti AI Live, Bandar Action, LADI, hingga Hit Action (HAKA dan HAKI), investor dapat memantau aktivitas market dalam hitungan detik.

Data yang sebelumnya hanya tersedia dalam bentuk angka kini diolah menjadi insight yang lebih mudah dipahami.

Ditambah dengan Live Order Book dan Order Queue, transparansi pergerakan pasar menjadi lebih jelas. Investor pun dapat membaca dinamika permintaan dan penawaran secara langsung tanpa harus bergantung pada asumsi atau spekulasi.

Pendekatan ini dinilai mampu mengubah cara investor mengambil keputusan. Jika sebelumnya banyak keputusan didasarkan pada opini atau rumor, kini keputusan dapat diambil berdasarkan kondisi pasar yang sedang berlangsung secara real-time.

Dari sisi infrastruktur, IPOT juga diklaim dibangun dengan arsitektur real-time berlatensi rendah dan kemampuan pemrosesan data tinggi.

Dengan dukungan dana kelolaan sekitar Rp 312 triliun serta investasi teknologi besar, platform ini dirancang untuk mengikuti kompleksitas pasar modern.

Selain itu, IPOT menghadirkan sistem perlindungan berbasis server dengan mekanisme anti-phishing berlapis untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan serta mencegah akses ilegal.

Tak hanya itu, ekosistem IPOT juga dilengkapi dengan IPOT Views, yakni riset berbasis data yang membantu investor memahami kondisi pasar secara lebih objektif dan mengurangi ketergantungan pada narasi spekulatif.

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, penggunaan teknologi AI real-time dinilai menjadi faktor pembeda utama. Investor yang memiliki akses terhadap data cepat dan sistem analisis canggih disebut berada dalam posisi lebih unggul dibandingkan mereka yang masih mengandalkan sistem lama.

Sebagai bagian dari transformasi ini, IPOT membuka akses penggunaan aplikasinya secara gratis, termasuk bagi investor yang sebelumnya menggunakan sekuritas lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:06 WIB

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:18 WIB

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:54 WIB