Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 13:26 WIB
Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan
kiri ke kanan: Direktur Solusi Terintegrasi & Diagnostik Andri Hidayat, Direktur Keuangan & Keberlanjutan Prodia Marina Eka Amalia, Direktur Utama Prodia Liana Kuswandi, Direktur Komersial & Kemitraan Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia & Organisasi Ida Zuraida. (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - PT Prodia Widyahusada Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Public Expose di GRHA Prodia Utama, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

Dalam agenda ini, perseroan memaparkan kinerja perusahaan sekaligus arah strategi bisnis ke depan kepada para pemangku kepentingan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga transparansi dan memperkuat kepercayaan pemegang saham.

Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 70 persen dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Nilai dividen yang dibagikan mencapai lebih dari Rp144 miliar atau setara Rp162,68 per saham, sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas kinerja Perseroan sepanjang 2025.

Rapat ini juga menetapkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris guna mendukung akselerasi kinerja bisnis ke depan.

Selain pembagian dividen, RUPST menetapkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Langkah ini dilakukan untuk mendukung akselerasi kinerja bisnis serta memperkuat struktur organisasi agar lebih efisien dan terintegrasi.

Direktur Utama Prodia, Liana Kuswandi, menyatakan keputusan dalam RUPST menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi agar lebih efisien dan selaras dengan arah bisnis Perseroan. Ia menambahkan, penyesuaian ini diharapkan membuat perusahaan lebih adaptif dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang. Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, Perseroan optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan.

“Tahun 2025 mencerminkan ketahanan dan kemampuan adaptasi Prodia di tengah dinamika ekonomi. Kami meluncurkan 38 tes baru, menghadirkan Next Generation Laboratory melalui Prodia Clinical Multiomics Centre, serta memperluas jaringan menjadi 402 outlet di 34 provinsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Prodia juga memperkuat kemitraan internasional hingga ke Taiwan, Malaysia, dan Timor Leste. Transformasi digital pun terus didorong. Hal ini tercermin dari peningkatan lebih dari 70 persen secara tahunan pada jumlah pengunduh aplikasi U by Prodia.

Memasuki 2026, Prodia akan memperluas pengembangan precision medicine melalui specialty clinics seperti Stem Cell Clinic serta Autoimmune & Longevity Clinic. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan layanan diagnostik klinis kompleks seperti pemeriksaan genomik dan multiomics sebagai bagian dari penguatan layanan.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas akses layanan kesehatan berbasis teknologi.

Sementara itu, Direktur Keuangan & Keberlanjutan Prodia, Marina Eka Amalia menyatakan, perseroan akan terus memperkuat kinerja melalui pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan pengelolaan investasi yang terarah. Ia mengatakan, fokus perusahaan akan diarahkan pada layanan berbasis digital dan optimalisasi keunggulan kompetitif.

“Kami akan fokus pada layanan berbasis digital serta mengoptimalkan competitive advantages yang telah kami miliki dengan lebih agresif dan terukur,” ujar Marina.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Komersial & Kemitraan Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati menyampaikan, perseroan terus mengembangkan dan mengoptimalkan layanan, baik yang sudah ada maupun yang baru, termasuk melalui peningkatan kapabilitas cabang.

“Ekspansi juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan mitra strategis untuk menunjang layanan diagnostik yang semakin komprehensif, serta membuka peluang kemitraan internasional,” ujar Indri.

Melalui kombinasi transformasi organisasi, inovasi layanan, serta penguatan strategi bisnis, Prodia terus menjaga kinerja yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya di industri layanan kesehatan diagnostik di Indonesia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 17:57 WIB

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 16:46 WIB

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Dana Asing Rp 120 T Nyaris Kabur, Penundaan MSCI Jadi Kabar Baik Pasar Modal?

Dana Asing Rp 120 T Nyaris Kabur, Penundaan MSCI Jadi Kabar Baik Pasar Modal?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:10 WIB

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:07 WIB

Gegara Rupiah IHSG Kebakaran Hingga 2%, 531 Saham Merah

Gegara Rupiah IHSG Kebakaran Hingga 2%, 531 Saham Merah

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore

Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:43 WIB

PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp 275 T ke Proyek Infrastruktur, Serap 10,9 Juta Tenaga Kerja

PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp 275 T ke Proyek Infrastruktur, Serap 10,9 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:31 WIB

Evaluasi Program Magang Nasional, Menaker Blacklist Perusahaan Langgar Jam Kerja

Evaluasi Program Magang Nasional, Menaker Blacklist Perusahaan Langgar Jam Kerja

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:48 WIB

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:32 WIB

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB