Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Kamis, 23 April 2026 | 16:43 WIB
Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore
Nilai tukar Rupiah anjlok 0,61 persen menjadi Rp17.856 per dolar AS pada Kamis, 23 April 2026. Mata uang dengan performa paling buruk di Asia. [Antara]
  • Nilai tukar Rupiah anjlok 0,61 persen menjadi Rp17.356 per dolar AS pada Kamis, 23 April 2026. Mata uang dengan performa paling buruk di Asia.
  • Konflik di Timur Tengah dan kegagalan perundingan AS-Iran memicu kenaikan harga minyak serta menekan mata uang Asia.
  • Faktor internal seperti beban anggaran negara dan kebijakan suku bunga Bank Indonesia memperparah pelemahan nilai tukar Rupiah.

Suara.com - Nilai tukar Rupiah masih babak belur pada Kamis sore (23/4/2026). Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah anjlok 0,61 persen menjadi Rp 17.356 per dolar Amerika Serikat.

Alhasil rupiah menjadi mata uang dengan performa paling buruk di Asia, kawasan yang mata uangnya juga mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir akibat konflik di Timur Tengah.

Sejak perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari lalu, nilai tukar rupiah sudah anjlok 3 persen. Faktanya kinerja rupiah hanya unggul dari rupee India di periode konflik.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa pergerakan rupiah sepanjang sesi ini dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal yang kurang menguntungkan.

Di kancah global, kenaikan harga minyak menjadi beban utama yang mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven) seperti dolar AS.

"Rupiah dan mata uang Asia pada umumnya melemah terhadap dolar AS di tengah kembali naiknya harga minyak mentah dunia oleh kekuatiran dan ketidakpastian perkembangan di Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Penilaian ini juga diamini oleh pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi. Ia menekankan pelemahan rupiah yang cukup signifikan ini disebabkan gagalnya perundingan antara AS dengan Iran.

“Salah satu penyebabnya, pertama adalah masalah eksternal, di mana pertemuan di minggu ini antara AS dan Iran yang difasilitasi Pakistan gagal,” ucapnya di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut Lukman melihat faktor internal juga berpengaruh terhadap pelemahan rupiah. Salah satu faktor adalah anggaran negara yang semakin tergerus akibat harga minyak yang semakin mahal. Selain itu, kebijakan BI yang mempertahankan suku bunga membuat aliran keluar modal asing semakin tinggi.

"Hingga saat ini, tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih akan berlanjut walau ada intervensi dari BI," jelasnya.

Negara-negara Asia, terutama yang merupakan importir minyak seperti Indonesia, Filipina, India dan Thailand juga mengalami pelemahan nilai tukar mata uang masing-masing.

Peso Filipina ditutup ambles 0,59 persen pada Kamis. Selanjutnya, baht Thailand anjlok 0,51 persen dan rupee India tertekan 0,29 persen.

Dolar Taiwan juga ditutup terkoreksi 0,27 persen. Berikutnya ada ringgit Malaysia turun 0,25 persen. Lalu ada yen Jepang dan yuan China yang sama-sama tergelincir 0,07 persen. Won Korea Selatan turun 0,06 persen dan dolar Singapura melemah tipis 0,02 persen terhadap greenback.

Sementara itu, dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang menguat setelah naik tipis 0,009 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:32 WIB

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:10 WIB

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:20 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:55 WIB

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB

Terkini

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:29 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:05 WIB

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB