Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 23 April 2026 | 18:05 WIB
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
Ilustrasi Pusat Data. Foto Google.
  • Investasi digital melonjak, pasar diproyeksi tumbuh pesat.
  • Pasokan daya andal jadi kunci operasional data center & rumah sakit.
  • Legrand rilis seri UPS terbaru dukung efisiensi energi nasional.

Suara.com - Ekonomi digital Indonesia diramal bakal cerah, hal itu terlihat dari pertumbuhan investasi di sektor pusat data (data center) yang melonjak drastis seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital dan kebutuhan operasional bisnis yang wajib berjalan 24 jam nonstop tanpa henti.

Tak main-main, pasar data center di Tanah Air diperkirakan menyentuh angka US$3,1 miliar. Proyeksi ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci di kawasan Asia Tenggara.

Namun, di balik pertumbuhan raksasa tersebut, muncul tantangan besar: kebutuhan pasokan listrik yang stabil. Gangguan listrik sekecil apa pun bisa berakibat fatal bagi fasilitas mission-critical seperti rumah sakit, industri, hingga pusat data itu sendiri.

Menjawab tantangan ini, Legrand menggelar 'Legrand Technology Summit 2026' di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Dalam ajang ini, Legrand memperkenalkan rangkaian solusi uninterruptible power supply (UPS) dan distribusi daya terbaru, mulai dari UPS HPi33 hingga LINKK Busduct yang dirancang untuk menjaga kelangsungan operasional infrastruktur modern.

"Di banyak industri saat ini, keandalan sistem daya (power reliability) dan transisi energi sudah menjadi kebutuhan utama untuk menjaga operasional tetap berjalan lancar dan efisien," ujar President Director Legrand Indonesia, Kovi Valoo.

Senada dengan itu, CEO BDX Indonesia, Agus Hartono Wijaya menekankan bahwa kecepatan pertumbuhan data center di Indonesia harus dibarengi dengan rancangan infrastruktur yang fleksibel.

"Tantangan utamanya adalah merancang infrastruktur yang fleksibel tanpa mengorbankan keandalan operasional. Power infrastructure perlu dirancang sejak awal agar scalable," kata Agus dalam sesi diskusi panel.

Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI), Ir. Achmad Sutowo Sutopo, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Menurutnya, percepatan transformasi digital harus didukung oleh sistem kelistrikan yang andal dan aman agar pembangunan infrastruktur di Indonesia bisa berjalan berkelanjutan.

Dengan percepatan ekonomi digital yang terus terjadi, investasi pada infrastruktur daya diprediksi akan menjadi fokus utama dalam peta jalan teknologi di Indonesia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:57 WIB

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Warisan Jokowi Buat RI Kebagian Duit Rp147 Triliun Dalam 3 Bulan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:47 WIB

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Blak-blakan Airlangga: 40 Persen Investasi di RI Belum Untung

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 17:07 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB