Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 09:48 WIB
Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran
Ilustrasi aksi militer Iran yang mempengaruhi harga minyak. (Shutterstock)
  • Harga minyak dunia meningkat pada 24 April 2026 akibat kekhawatiran eskalasi militer di wilayah Timur Tengah.
  • Ketegangan dipicu aksi militer Iran di Selat Hormuz serta laporan aktifnya sistem pertahanan udara di Teheran.
  • Konflik yang berlanjut di jalur krusial tersebut mengancam pasokan energi global dan memicu kenaikan premi risiko.

Suara.com - Harga minyak dunia merangkak naik pada Jumat pagi, 24 April 2026 menyusul kekhawatiran eskalasi militer di Timur Tengah.

Lonjakan ini dipicu oleh rilis rekaman pasukan komando Iran yang menaiki kapal kargo di Selat Hormuz, serta laporan mengenai aktifnya sistem pertahanan udara Teheran terhadap objek yang dianggap sebagai ancaman.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 1,23 dolar AS atau 1,17 persen, menjadi 106,3 dolar AS per barel pada pukul 01.07 GMT (08.07 WIB), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka naik 1,07 dolar AS atau 1,12 persen, menjadi 96,92 dolar AS.

Kedua harga minyak acuan tersebut ditutup menguat lebih dari 3 persen pada Kamis, dengan kenaikan mencapai 5 dolar AS per barel.

Lonjakan ini dipicu oleh laporan aktifnya sistem pertahanan udara di Teheran, serta adanya kabar mengenai perebutan kekuasaan antara kelompok garis keras dan moderat di Iran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran kemungkinan telah memperkuat persenjataannya selama masa gencatan senjata dua minggu terakhir. Meski demikian, ia menegaskan militer AS mampu melumpuhkan kekuatan tersebut hanya dalam satu hari.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS yang mempengaruhi harga minyak. (freepik)

Analisis dari Haitong Futures menyebutkan bahwa fase gencatan senjata ini semakin terlihat seperti persiapan menuju perang.

Jika negosiasi antara AS dan Iran tidak menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir April dan konflik kembali pecah, harga minyak diprediksi akan melonjak ke level tertinggi baru tahun ini.

Pascakegagalan perundingan damai, Iran merilis video pasukan komando menggunakan kapal cepat saat menyerbu sebuah kapal kargo besar pada Kamis.

Langkah ini mempertegas kendali Teheran atas Selat Hormuz, jalur krusial yang melayani 20 persen aliran minyak dan gas global.

Di tengah harapan dunia akan perdamaian jangka panjang, Presiden Donald Trump menyatakan tidak akan menetapkan tenggat waktu untuk mengakhiri konflik dan tetap mengincar sebuah kesepakatan besar.

"Jangan mendesak saya," cetusnya saat ditanya mengenai batas waktu penantian untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

Gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz berpotensi menekan stok minyak mentah dan produk olahan global, hingga di bawah level terendah musiman lima tahunan pada akhir Mei atau awal Juni.

Menurut Mingyu Gao, peneliti utama energi di China Futures, kondisi ini akan mengembalikan premi risiko pasokan pada harga minyak dunia.

Di sisi lain, Donald Trump melalui unggahannya pada Kamis mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu setelah pertemuan tingkat tinggi di Gedung Putih.

Sebelum pengumuman tersebut, Israel sempat memberikan peringatan bahwa pihaknya siap melancarkan kembali serangan terhadap Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:39 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Terkini

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:07 WIB

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:26 WIB

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:23 WIB

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:16 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:15 WIB

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:56 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:42 WIB