Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 13:58 WIB
Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%
Bank Jago (Antara)
  • PT Bank Jago Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp86 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, naik 42 persen.
  • Jumlah nasabah Bank Jago meningkat menjadi 19,4 juta orang dengan total penghimpunan dana pihak ketiga sebesar Rp26,4 triliun.
  • Penyaluran kredit mencapai Rp25,2 triliun dengan rasio kredit bermasalah tetap terjaga rendah di level 0,8 persen pada Maret 2026.

Suara.com - PT Bank Jago Tbk melaporkan kinerja keuangan dengan performa yang sangat positif pada kuartal pertama 2026.

Kinerja keuangan Bank Jago 2026 menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di seluruh lini bisnis.

Dari sisi profitabilitas, Bank Jago membukukan laba bersih setelah pajak (net profit after tax/NPAT) sebesar Rp86 miliar. Angka ini mencerminkan kenaikan fantastis sebesar 42 persen dibandingkan laba pada akhir Maret 2025 yang sebesar Rp60 miliar.

Lalu, perusahaan mencatst lonjakan jumlah nasabah, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), hingga penyaluran kredit yang berkualitas.

Pertumbuhan ini terlihat jelas dari jumlah nasabah Bank Jago yang menembus angka 19,4 juta pada akhir Maret 2026. Dari total tersebut, sebanyak 15,2 juta merupakan pengguna aktif Aplikasi Jago untuk kebutuhan simpanan (funding).

Jika dibandingkan dengan posisi pada kuartal I-2025 yang tercatat sebanyak 16,3 juta nasabah, maka terdapat penambahan signifikan lebih dari 3 juta nasabah baru hanya dalam waktu satu tahun.

Sejalan dengan penambahan nasabah, penghimpunan DPK Bank Jago juga melonjak 23 persen secara tahunan. Hingga Maret 2026, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp26,4 triliun, naik dari posisi sebelumnya sebesar Rp21,4 triliun pada Maret 2025.

Ilustrasi Bank Jago (Antara)
Ilustrasi Bank Jago (Antara)

Dari total DPK tersebut, porsi dana murah atau current account and savings account (CASA) mendominasi sebesar 53 persen atau setara Rp13,9 triliun, sementara sisanya merupakan deposito sebesar 47 persen atau Rp12,5 triliun.

“Peningkatan DPK ini menunjukkan nasabah semakin banyak dan percaya untuk memanfaatkan produk dan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan mereka,"kata Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris dalam siaran pers yang diterima, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, kini Aplikasi Jago bukan sekadar tempat untuk menabung dan bertransaksi, tetapi sudah menjadi tempat untuk menumbuhkan keuangan nasabah secara lebih menyeluruh.

Pada sisi intermediasi, Bank Jago mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 24 persen secara tahunan. Hingga akhir kuartal I-2026, total kredit yang disalurkan mencapai Rp25,2 triliun, meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp20,3 triliun.

Strategi kolaborasi dengan mitra ekosistem digital, perusahaan pembiayaan, serta lembaga keuangan lainnya menjadi kunci utama pencapaian ini.

Meskipun ekspansi kredit berjalan agresif, Bank Jago tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang terjaga sangat rendah di level 0,8 persen, jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional.

Pertumbuhan kredit yang solid ini pun berhasil mengerek total aset perseroan menjadi Rp39,5 triliun, atau tumbuh 22 persen dibandingkan Maret 2025 yang sebesar Rp32,5 triliun.

Kondisi permodalan pun tetap kokoh dengan capital adequacy ratio (CAR) di level 29,9 persen, sementara loan to deposit ratio (LDR) berada di posisi 95 persen.

Dia menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan efektivitas strategi bisnis Bank Jago yang mengedepankan inovasi dan manajemen risiko yang terukur.

"Sebagai bank digital inovatif, perseroan berkomitmen untuk terus menjaga fundamental kinerja yang sehat sembari menangkap peluang baru guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika pasar global maupun domestik," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bersih Melesat 115 Persen, Bank Jago (ARTO) Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025

Laba Bersih Melesat 115 Persen, Bank Jago (ARTO) Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 13:52 WIB

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:16 WIB

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Perbanas dan BRI: Kredit 9,96% dan DPK 13,48% Tunjukkan Perbankan Tangguh

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 12:42 WIB

Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta

Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:20 WIB

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38T

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:09 WIB

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

BRIVolution Reignite Dorong Sumber Pertumbuhan, Laba Perusahaan Anak BRI Group Capai Rp10,38 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:53 WIB

Terkini

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43 WIB

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:40 WIB

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:37 WIB

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32 WIB

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB