Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini

Achmad Fauzi

Jum'at, 24 April 2026 | 17:26 WIB
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
Pergerakan IHSG merah begitu juga saham-saham yang juga ikut merosot hari ini [Suara.com/Alfian Winanto
  • Indeks Harga Saham Gabungan turun 3,38 persen ke level 7.129,49 pada penutupan perdagangan Jumat, 24 April 2026.
  • Sentimen negatif dipicu kekhawatiran ekonomi domestik, depresiasi nilai tukar rupiah, serta konflik geopolitik di Timur Tengah.
  • Secara teknikal IHSG berpotensi melemah lebih lanjut dan diprediksi akan menguji level support kuat di 7.000.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk hingga 3 persen pada penutupan, Jumat, 24 April 2026. Mayoritas tekanan IHSG berasal dari sentimen global.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 3,38% ke level 7.129,49 pada perdagangan Jumat (24/4).

Pelemahan ini dipicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Indonesia di tengah tingginya harga minyak mentah serta depresiasi nilai tukar rupiah. Meski demikian, rupiah sempat ditutup menguat 0,33 persen ke level Rp17.229 per dolar AS di pasar spot.

Tekanan juga datang dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik di sekitar Selat Hormuz yang membuat harga minyak bertahan di level tinggi lebih lama dari perkiraan. Perpanjangan gencatan senjata Israel dan Lebanon dinilai belum cukup meredakan kekhawatiran pasar.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
pergerakan IHSG merah begitu juga saham-saham yang juga ikut merosot hari ini [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, pelaku pasar mulai meragukan peluang Amerika Serikat dan Iran kembali ke meja perundingan dalam waktu dekat, yang semakin memperburuk sentimen global.

Secara teknikal, IHSG menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan. Indeks telah breakdown dari level MA20, sementara histogram MACD positif mulai menyempit dan berpotensi membentuk death cross. Di sisi lain, terdapat gap down di kisaran 7.022 yang berpotensi menjadi target penurunan berikutnya.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan menguji level support kuat di 7.000, dengan rentang pergerakan pada resistance 7.300, pivot 7.200, dan support 7.000.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 44,80 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 24,30 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,65 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 92 saham bergerak naik, sedangkan 701 saham mengalami penurunan, dan 166 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, PSDN, BNBA, BRNA, CTTH, SMMT, KDTN, INPS.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SKBM, AMIN, LPPF, KRYA, HOPE, COCO, ICON, KOBX.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:54 WIB

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB