Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB
OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026
Ilustrasi nasabah OCBC NISP melakukan transaksi. (Ist)
  • PT Bank OCBC NISP mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun pada kuartal pertama tahun 2026 atau tumbuh 5 persen.
  • Pertumbuhan laba didorong oleh kenaikan pendapatan operasional, peningkatan total aset menjadi Rp312,9 triliun, serta penyaluran kredit yang positif.
  • Bank berhasil memperkuat rasio dana murah sebesar 61,9 persen dan mencatat kenaikan transaksi e-channel sebesar 15 persen secara tahunan.

Suara.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) mengawali tahun dengan capaian positif setelah mencatatkan kinerja keuangan perusahaan tetap resilien dan bertumbuh sepanjang periode tiga bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru per 31 Maret 2026, emiten perbankan ini berhasil membukukan laba bersih OCBC 2026 sebesar Rp1,36 triliun atau tumbuh sebesar 5 persen secara tahunan (year on year/YoY) di tengah dinamika industri perbankan Indonesia.

Pencapaian laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan operasional yang tumbuh 6 persen YoY, seiring dengan peningkatan total aset Bank OCBC sebesar 7 persen YoY menjadi Rp312,9 triliun.

Selain itu, pertumbuhan kredit OCBC juga tercatat positif mencapai Rp171,0 triliun, yang diimbangi dengan kualitas aset yang terjaga serta penguatan rasio CASA atau dana murah yang kini mencapai
level 61,9 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Dari sisi manajemen risiko, OCBC berhasil menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross di level 2,1 persen.

Sementara itu, Loan at Risk (LaR) menunjukkan perbaikan ke angka 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,4 persen.

Direktur OCBC Parwati Surjaudaja, pada Jumat (24/10/2025) mengatakan Inflasi yang tetap terkendali di bawah 3 persen mencerminkan daya beli masyarakat yang stabil dan menegaskan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional. [Suara.com/Rina Anggraeni]
Direktur OCBC Parwati Surjaudaja. [Suara.com/Rina Anggraeni]

Sebagai langkah antisipatif, bank juga menyiapkan pencadangan NPL yang sangat memadai, yakni sebesar 221,8 persen.

Pada sisi penghimpunan dana, jumlah DPK tercatat mencapai Rp226,4 triliun atau tumbuh 4 persen YoY.

Rasio permodalan bank juga berada pada posisi yang sangat kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,0 persen, memberikan ruang yang luas bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis di masa mendatang.

Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menyatakan bahwa kinerja ini mencerminkan kekuatan model bisnis bank yang mampu menyeimbangkan antara aspek pertumbuhan dan prinsip kehati-hatian.

"Kami melihat momentum pertumbuhan yang tetap terjaga di awal tahun 2026, baik dari sisi intermediasi maupun penghimpunan dana," ujar Parwati dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, pertumbuhan kredit yang tetap positif mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan nasabah dan perekonomian, sementara peningkatan CASA menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap layanan.

Transformasi digital juga menjadi motor penggerak utama pertumbuhan perusahaan. Pada kuartal pertama 2026, total nilai transaksi melalui e-channel tumbuh signifikan hingga 15 persen YoY.

Pengguna aktif individu pada layanan internet banking dan OCBC Mobile meningkat 8 persen YoY, sementara pada segmen korporasi, pengguna aktif OCBC Business Mobile melonjak hingga 20 persen YoY.

Melalui penguatan layanan perbankan digital OCBC dan pengembangan produk yang relevan, bank berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

Fokus pada segmen ritel dan bisnis melalui strategi bisnis OCBC diharapkan dapat memperkokoh loyalitas nasabah serta menjaga ketahanan bank dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi global di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:14 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB