- Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei mengumumkan pengambilalihan pengelolaan Selat Hormuz guna menghentikan campur tangan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
- Langkah tersebut direspons dengan pembentukan pengawasan maritim internasional oleh AS dan Inggris setelah lalu lintas kapal menurun drastis.
- Kebijakan baru Iran ini berdampak signifikan pada kenaikan harga minyak global hingga melampaui 120 dolar AS per barel.
"Skenario pengepungan akan gagal dan Iran tidak akan pernah kehilangan Selat Hormuz. Sejarah akan mencatat bahwa bangsa Iran menenggelamkan kekuatan super Amerika di Teluk Persia dan Laut Oman. Baik di lapangan maupun diplomasi terus maju dengan koordinasi pemimpin revolusi dan dukungan rakyat," tulis Rezaee lewat akun X miliknya.
Sementara itu, negara-negara Teluk, terutama Uni Emirat Arab, telah mengecam kendali Iran atas selat tersebut sebagai tindakan yang mirip dengan pembajakan.
Saat ini, AS dan Inggris sedang merancang pengawasan maritim internasional (IMSC) untuk mengamankan Selat Hormuz tersebut di masa depan.