Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB
Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya
Kinerja BBRI awal 2026 menjanjikan [Dok. BRI]
  • Analis memproyeksikan harga saham BBRI dapat meningkat hingga Rp4.093,57 dengan potensi kenaikan sebesar 34,66% dalam setahun ke depan.
  • Mayoritas dari 20 analis memberikan peringkat beli kuat terhadap saham BBRI karena fundamental perusahaan dinilai tetap sangat kokoh.
  • Kinerja keuangan BBRI pada kuartal pertama tahun 2026 berhasil melampaui estimasi pasar dengan perolehan laba serta pendapatan yang positif.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), merujuk data konsensus terbaru, sahamnya diperkirakan memiliki ruang pertumbuhan yang cukup signifikan dalam satu tahun ke depan.

Para analis mematok target harga rata-rata di level Rp4.093,57, yang mencerminkan potensi kenaikan atau upside sebesar 34,66% dari posisi harga saat ini.

Dilansir dari TradingView, proyeksi harga saham BBRI, dari total 21 analis yang memberikan perkiraan harga satu tahun, estimasi harga tertinggi dipatok pada angka Rp4.900,00, sementara estimasi paling konservatif berada di level Rp3.000,00.

Rentang harga ini menunjukkan bahwa mayoritas ahli melihat fundamental BBRI tetap kokoh meskipun dinamika pasar terus berkembang.

Rating Analis: Mayoritas Rekomendasikan Beli Kuat

Melihat prospek jangka panjang, sentimen analis terhadap BBRI cenderung sangat positif. Dalam pengamatan tiga bulan terakhir terhadap 20 analis, penilaian keseluruhan jatuh pada kategori "Pembelian". Jika dibedah lebih dalam, rincian rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Sebanyak 12 analis memberikan peringkat "Pembelian Kuat" (Strong Buy), menunjukkan keyakinan tinggi terhadap performa saham ini.
  • Terdapat 1 analis yang memberikan peringkat "Pembelian".
  • Terdapat 1 analis yang menyarankan untuk "Tahan" (Hold) atau bersikap netral.
  • Sementara itu, 5 analis memberikan peringkat "Penjualan".
  • Tidak ada analis (0) yang memberikan peringkat "Penjualan Kuat".

Dominasi rating "Pembelian Kuat" ini memberikan sinyal bahwa BBRI masih dianggap sebagai aset yang menarik bagi investor, terutama mereka yang mencari pertumbuhan stabil di sektor perbankan.

Rapor Keuangan Q1 2026: Melampaui Estimasi Pasar

Performa keuangan BBRI di awal tahun 2026 memberikan kejutan positif bagi para pemegang saham. Realisasi pendapatan dan laba bersih per saham (Earnings Per Share/EPS) berhasil melampaui ekspektasi yang dipatok oleh para pengamat pasar.

Pada kuartal pertama tahun 2026 (Q1 '26), BBRI melaporkan EPS sebesar Rp103,00, lebih tinggi dari estimasi awal yang hanya sebesar Rp100,06. Ini menghasilkan kejutan positif sebesar +2,94%.

Keberhasilan ini melanjutkan tren pemulihan setelah pada kuartal sebelumnya (Q4 '25), BBRI juga mencatatkan kejutan EPS yang fantastis sebesar +12,86% dari estimasi pasar.

Dari sisi top-line, pendapatan BBRI pada Q1 '26 tercatat mencapai Rp52,84 Triliun. Angka ini melampaui estimasi pendapatan yang diharapkan sebesar Rp51,21 Triliun, atau mencatatkan kejutan sebesar +3,18%. Konsistensi BBRI dalam melampaui target pendapatan ini menjadi fondasi kuat bagi para analis untuk mempertahankan target harga yang tinggi.

Proyeksi Kuartal II 2026 dan Masa Depan

Memasuki kuartal kedua tahun 2026 (Q2 '26), pasar memprediksi adanya sedikit normalisasi. EPS untuk kuartal mendatang diperkirakan akan berada di angka Rp99,98, sedikit di bawah capaian kuartal pertama. Namun, dari sisi pendapatan, BBRI diprediksi tetap stabil dengan estimasi mencapai Rp52,21 Triliun.

Ke depan, target jangka panjang tetap menantang namun menjanjikan. Untuk periode kuartal pertama tahun 2027 (Q1 '27), estimasi EPS bahkan diprediksi melonjak ke angka Rp110,82 dengan proyeksi pendapatan menembus Rp57,23 Triliun. Angka-angka ini mempertegas mengapa BBRI tetap menjadi primadona bagi para analis di bursa saham.

Disclaimer: Investasi saham dan aset kripto memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Seluruh keputusan investasi berada di tangan investor. Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan data riset pasar, bukan merupakan perintah atau ajakan mutlak untuk membeli atau menjual instrumen keuangan tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

IHSG Menghijau, Saham BBCA Rebound Tipis ke Level Rp5.875

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:53 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Naik pada Sesi I, 359 Saham Menghijau

Surplus Neraca Perdagangan Dorong IHSG Naik pada Sesi I, 359 Saham Menghijau

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 13:02 WIB

IHSG di Zona Hijau, Ini Faktor Utama Penopang Penguatan Bursa Hari Ini

IHSG di Zona Hijau, Ini Faktor Utama Penopang Penguatan Bursa Hari Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 10:31 WIB

IHSG Mulai Menghijau di Senin Pagi Balik ke Level 7.000

IHSG Mulai Menghijau di Senin Pagi Balik ke Level 7.000

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:13 WIB

Terkini

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB