- Fakultas Pertanian UGM memberikan beasiswa bulanan kepada enam mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial.
- Dana beasiswa tersebut berasal dari hasil investasi sebesar Rp1,3 miliar di Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund.
- Sistem investasi tersebut memungkinkan pihak fakultas menyalurkan bantuan rutin tanpa mengurangi pokok dana sumbangan dari para alumni.
"Harapan ke depan, kalau dari BRI kalau boleh bunganya dinaikin. Karena ini bukan untuk kami, karena semakin banyak bunga yang kami kelola. Itu semakin banyak manfaatnya, semakin banyak mahasiswa," ungkap Weny.
"Itu mahasiswa yang kami sasar, akademik bagus tapi kurang beruntung secara ekonomi," imbuh wanita yang telah menjadi dosen UGM sejak 2009 itu.
BRIF Cocok untuk Investasi

Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, menjelaskan bahwa BRIF merupakan produk dari anak perusahaan yang bernama BRI Manajemen Investasi.
BRIF dinilai cocok untuk investasi, terutama bagi mereka yang mencari keseimbangan antara pertumbuhan modal dan pendapatan rutin. Kinerja BRIF juga diperiksa secara umum di situs BRI Manajemen Investasi.
"BRIF itu produk dari anak perusahaannya BRI, yaitu BRI Manajemen Investasi. Jadi, kolaborasi tidak hanya BRI saja, tapi di situ ada anak perusahaan, yang nanti penempatan dananya ada di obligasi dan saham,” ujar Lutfi.
“Kalau kinerja BRIF-nya bisa dicek di websitenya BRI MI. Kalau BRIF sendiri tergantung dari pengelolaan reksa dana yang kebetulan sebagian besar ditempatkan di obligasi. Karena BRIF ini masuk ke obligasi, jadi tergantung dari suku bunga Bank Indonesia,” imbuhnya.
Lutfi menyambut positif pemanfaatan hasil investasi Fakultas Pertanian UGM untuk mendukung pendidikan mahasiswa, meski ia menegaskan bahwa imbal hasil tetap bergantung pada strategi pengelolaan portofolio.
“Sependapat dengan Bu Weny, tetapi kembali lagi untuk reksa dana tergantung kepada alokasi portofolio aset reksa dana tersebut,” tutup eks pimpinan cabang BRI Cik Ditiro itu.
Pada akhirnya, langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana yang cerdas tidak hanya menjaga keberlanjutan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk tetap mengenyam pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.