Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
Negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad memanas akibat sengketa militer di Selat Hormuz. (Tanimnews)
  • Situasi Selat Hormuz mulai stabil pada 9 Mei 2026 saat Amerika Serikat menunggu jawaban resmi Iran atas proposal perdamaian.
  • Kapal tanker LNG Qatar berlayar menuju Selat Hormuz dengan izin Iran sebagai upaya pembangunan kepercayaan di tengah konflik tersebut.
  • Dampak perang terhadap stabilitas pasar energi global mendorong desakan internasional untuk segera mengakhiri konflik sebelum kunjungan Trump ke Tiongkok.

Suara.com - Situasi di sekitar Selat Hormuz dilaporkan mulai stabil pada Sabtu (9/5/2026) setelah sempat diwarnai rangkaian bentrokan sporadis dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tenang ini terjadi saat Amerika Serikat tengah menunggu jawaban resmi dari Iran terkait proposal terbaru untuk mengakhiri peperangan yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sebelumnya menyatakan pada Jumat (8/5) bahwa Washington mengharapkan respons dari Teheran dalam hitungan jam.

Namun, hingga sehari setelahnya, belum ada tanda-tanda pergerakan dari pemerintah Iran terkait tawaran tersebut. Proposal ini dirancang untuk secara formal menghentikan perang sebelum melangkah ke negosiasi isu yang lebih sensitif, termasuk program nuklir Iran.

Di tengah kebuntuan tersebut, Menlu Rubio melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, di Miami pada Sabtu (Minggu bagi WIB).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyebutkan bahwa kedua pihak membahas pentingnya kerja sama untuk menangkal ancaman dan mempromosikan stabilitas di Timur Tengah.

Menariknya, sebuah sinyal positif muncul di jalur laut. Data pelayaran LSEG menunjukkan sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) milik Qatar sedang berlayar menuju Selat Hormuz dengan tujuan Pakistan. Sumber internal menyebutkan bahwa pelayaran ini telah mendapat "lampu hijau" dari Iran.

Langkah ini dinilai sebagai upaya pembangunan kepercayaan (confidence building) antara Iran dengan Qatar dan Pakistan, yang keduanya bertindak sebagai mediator dalam konflik ini. Jika berhasil melintas, ini akan menjadi kapal LNG Qatar pertama yang melewati selat tersebut sejak perang pecah.

Pada hari ini, Minggu (10/5/2026) pagi, harga minyak dunia bergerak stabil di kisaran US$ 95 sementara Brent masih di leve; US$ 100.

Tekanan Ekonomi Global dan Kunjungan Trump ke Tiongkok

Tekanan internasional untuk segera mengakhiri konflik ini kian meningkat. Hal ini dipicu oleh rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Tiongkok pekan depan. Perang di jalur vital ini telah mengacaukan pasar energi global dan menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

Sebagai informasi, Selat Hormuz adalah jalur bagi seperlima pasokan minyak dunia. Sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026—yang dipicu serangan udara AS-Israel ke Iran—Teheran telah memblokir sebagian besar pelayaran non-Iran di wilayah tersebut.

Meski situasi saat ini tenang, gencatan senjata yang diumumkan pada 7 April lalu terus diuji oleh bentrokan fisik. Pada Jumat (8/5), pangkalan pertahanan udara Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan mencegat dua rudal balistik dan tiga drone yang diluncurkan dari Iran, mengakibatkan tiga orang luka-luka.

Di perairan, militer AS mengakui telah menyerang dua kapal yang berafiliasi dengan Iran saat mencoba memasuki pelabuhan. Pesawat tempur AS dilaporkan menembak cerobong asap kapal tersebut untuk memaksa mereka berbalik arah.

Presiden Donald Trump sendiri tetap bersikeras bahwa gencatan senjata masih berjalan meski ada riak-riak kecil. Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menuduh balik Amerika Serikat sebagai pihak yang melanggar kesepakatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB