Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
Ilustrasi tabungan (Freepik)
  • Generasi muda perlu membangun fondasi keuangan sejak dini agar dapat memanfaatkan efek bagi masa depan.
  • Terdapat lima instrumen finansial utama seperti tabungan darurat, pensiun, investasi pasar modal, emas, serta obligasi untuk kemapanan.
  • Kedisiplinan menyisihkan nominal kecil secara rutin menjadi kunci utama untuk mencapai kebebasan finansial.

Suara.com - Pada usia muda, banyak orang lebih memilih membelanjakan uang untuk gaya hidup dan pengalaman. Padahal, periode ini merupakan waktu terbaik untuk membangun fondasi keuangan yang kuat.

Semakin dini kamu menabung dan berinvestasi, semakin besar manfaat compound interest yang akan bekerja untukmu.

Dengan perencanaan yang tepat, tabungan yang dibangun sekarang dapat menjadi bekal penting di hari tua, memberikan kebebasan finansial dan ketenangan pikiran.

Memiliki berbagai jenis tabungan bukan berarti harus kaya terlebih dahulu. Mulai dari nominal kecil secara konsisten sudah cukup.

Hal yang penting adalah disiplin dan pemahaman bahwa setiap rupiah yang disisihkan hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih aman.

1. Tabungan Darurat

Tabungan ini wajib dimiliki pertama kali. Idealnya setara dengan 6–12 bulan pengeluaran bulanan. Simpan di rekening terpisah yang mudah diakses tapi tidak terlalu mudah diambil.

Tabungan darurat melindungi dari kejadian tak terduga seperti PHK, sakit, atau kerusakan barang, sehingga kamu tidak perlu meminjam atau mencairkan investasi jangka panjang.

2. Tabungan Pensiun

Mulai sedini mungkin untuk persiapan hari tua. Di Indonesia, kamu bisa memanfaatkan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) atau program pensiun swasta.

Sisihkan minimal 10% dari penghasilan setiap bulan. Semakin awal dimulai, semakin ringan beban di masa mendatang karena kekuatan bunga berlipat ganda.

3. Reksa Dana atau Investasi Pasar Modal

Reksa dana saham, campuran, atau pasar uang memberikan potensi return lebih tinggi daripada tabungan biasa. Pilih platform investasi resmi yang terdaftar OJK.

Dengan mulai dari Rp10.000 per bulan melalui fitur autodebet, kamu bisa membangun portofolio yang tumbuh seiring waktu.

4. Tabungan Emas Digital

Emas merupakan aset aman yang tahan inflasi. Tabungan emas digital memungkinkan kamu membeli emas dalam gram kecil tanpa perlu menyimpan fisik.

Cocok untuk diversifikasi dan lindung nilai jangka panjang. Harga emas cenderung naik seiring waktu, sehingga sangat potensial sebagai bekal masa depan.

5. Deposito Berjangka atau Obligasi Negara

Untuk dana yang tidak boleh disentuh dalam waktu tertentu, deposito memberikan bunga tetap yang lebih tinggi daripada tabungan biasa.

Sementara itu, obligasi negara (ORI atau SBN) menawarkan keamanan tinggi dengan imbal hasil menarik. Kedua instrumen ini bagus untuk tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang.

Membangun lima tabungan ini sejak muda akan memberikan lapisan perlindungan dan peluang pertumbuhan kekayaan. Mulailah dengan membuat anggaran bulanan dan prioritaskan keuanganmu.

Konsistensi jauh lebih penting daripada jumlah besar sekaligus. Di hari tua nanti, kamu akan berterima kasih pada diri sendiri yang bijak di masa muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB