Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB
PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2
PLN menyiapkan 500 SPKLU jelang musim libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. [Antara]
  • PLN buka SPKLU Ultra Fast Charging di Aloha PIK 2, isi daya sambil wisata kuliner.
  • Hanya 15-30 menit untuk isi baterai 20% ke 80% dengan mesin berkapasitas 120 kW.
  • Transaksi SPKLU di Banten melonjak 25x lipat, infrastruktur ditargetkan naik 2x lipat.

Suara.com - Ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Banten memasuki babak baru. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten secara resmi meluncurkan SPKLU Center di kawasan Aloha PIK 2. Fasilitas ini menjadi terobosan karena mengintegrasikan infrastruktur energi bersih dengan pusat gaya hidup, kuliner, dan hiburan.

Bukan sekadar tempat pengisian daya biasa, SPKLU Center ini mengusung konsep terpusat yang memungkinkan pemilik mobil listrik mengisi daya sembari menikmati suasana pantai atau berwisata kuliner. Langkah ini merupakan strategi PLN untuk menjadikan transisi energi sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern masyarakat.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi Ultra Fast Charging. Hal ini bertujuan untuk menjawab kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik, yaitu durasi pengisian daya.

“Melalui SPKLU Center ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pengisian daya yang cepat, mudah, dan nyaman. Kehadiran SPKLU di kawasan lifestyle seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa pengisian daya kini sudah menjadi bagian dari pengalaman hidup masyarakat,” ujar Adi.

Senada dengan hal tersebut, GM PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menjelaskan bahwa tersedia enam unit mesin Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW. Teknologi ini mampu mengisi baterai dari 20% ke 80% hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit saja.

Kehadiran fasilitas baru ini sangat relevan mengingat lonjakan penggunaan kendaraan listrik di Banten yang sangat signifikan sepanjang tahun 2026. Data PLN menunjukkan transaksi SPKLU pada periode Maret-April 2026 melonjak drastis hingga 25 kali lipat dibandingkan tahun lalu, mencapai lebih dari 215 ribu transaksi.

Kepercayaan masyarakat yang meningkat ini didorong oleh masifnya pembangunan infrastruktur. Saat ini, telah tersedia 253 unit SPKLU di 139 titik di seluruh Banten. PLN bahkan menargetkan jumlah ini akan bertambah dua kali lipat hingga akhir tahun 2026.

Kolaborasi dengan pengembang besar seperti Agung Sedayu Group dalam penempatan SPKLU di pusat keramaian membuktikan bahwa transisi energi bersih di Indonesia kini bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan realitas keseharian yang mendukung target Net Zero Emission.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB