Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan impor minyak mentah dari Rusia masih terkendala pengiriman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan realisasi impor minyak mentah dari Rusia masih menunggu kesepakatan teknis pengiriman ke Indonesia.
  • Pemerintah Indonesia mengimpor 150 juta barel minyak mentah Rusia guna mengamankan pasokan energi nasional hingga akhir tahun 2026.
  • Pengiriman minyak akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan kapasitas fasilitas penyimpanan minyak mentah yang dimiliki oleh pihak domestik.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku impor minyak mentah atau crude oil dari Rusia masih belum direalisasikan.

Bahlil menyebut realisasi impor minyak mentah menunggu kesepakatan teknis dalam proses pengiriman ke Indonesia. 

"Secara deal sudah, kontrak sudah, sekarang bicara tentang teknik pengirimannya. Dan mungkin 1-2 minggu ini sudah bisa," ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/5/2026). 

Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels].

Impor minyak mentah dari Rusia merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya strategis untuk mengamankan pasokan BBM nasional di tengah bayang-bayang krisis energi global akibat memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Adapun kerja sama antara kedua negara dijajaki melalui skema Government-to-Government atau G2G) maupun business-to-business (B2B).  

Melalui kedua skema itu diharapkan memberikan kepastian terhadap ketersediaan cadangan energi nasional, khususnya untuk minyak mentah. 

Volume minyak mentah yang akan didatangkan dari Rusia mencapai 150 juta barel, yang diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan domestik hingga akhir tahun 2026.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa proses impor tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Hal ini dikarenakan kapasitas fasilitas penyimpanan (storage) minyak di dalam negeri yang masih terbatas, sehingga pengiriman tidak bisa dilakukan sekaligus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:10 WIB

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:02 WIB

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:55 WIB

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB