Jelang Pengumuman MSCI, Saham 'Gorengan' dan 'Konglomerat' Bisa Bikin IHSG Turun Kelas!

M Nurhadi

Selasa, 12 Mei 2026 | 08:39 WIB
Jelang Pengumuman MSCI, Saham 'Gorengan' dan 'Konglomerat' Bisa Bikin IHSG Turun Kelas!
Ilustrasi saham-saham masuk list MSCI [Suara.com/Hadi]
baca 10 detik
  • OJK merespons rebalancing indeks MSCI dengan menegaskan bahwa fluktuasi pasar merupakan bagian dari reformasi integritas jangka panjang.
  • BEI mengeluarkan sepuluh emiten dengan konsentrasi saham tinggi dari indeks utama untuk meningkatkan likuiditas serta transparansi pasar modal.
  • Pemerintah menaikkan standar porsi saham publik menjadi 15 persen guna memperkuat fundamental dan daya tarik bagi investor mancanegara.

Suara.com - Pengumuman rebalancing indeks MSCI (Morgan Stanley Capital International) Indonesia yang dikabarkan akan disampaikan hari ini jadi sorotan investor dan pelaku pasar.

Terkini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil posisi tegas dengan memprioritaskan kualitas dan integritas pasar di atas fluktuasi indeks jangka pendek.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, memberikan pandangan yang cukup menenangkan namun realistis.

Menurutnya, potensi pergeseran atau penyesuaian saham dalam indeks global tersebut merupakan konsekuensi logis dari langkah besar Indonesia dalam memperbaiki "jeroan" pasar modalnya.

Dalam sebuah pertemuan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/5/2026), Friderica memberikan perumpamaan yang menarik.

Reformasi yang sedang dilakukan OJK seperti proses penyembuhan tubuh manusia. Ketika seseorang ingin menjadi lebih sehat dan bugar, terkadang ia harus melewati masa-masa pemulihan yang tidak nyaman.

"Saya sudah beberapa kali bilang bahwa dengan reformasi integritas yang kita lakukan, pasti ada dampaknya," tutur Friderica.

Ia menegaskan bahwa guncangan atau fluktuasi harga saham saat ini adalah harga yang pantas dibayar demi menciptakan pasar yang lebih transparan dan kredibel bagi pemodal internasional dalam jangka panjang.

Prinsipnya sederhana: lebih baik merasakan "sakit" dalam waktu singkat (short term pain) asalkan mendapatkan keuntungan yang berkelanjutan di masa depan (long term gain).

baca juga

Salah satu kekhawatiran terbesar pelaku pasar adalah potensi turunnya kelas pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market (pasar negara berkembang).

Namun, OJK dengan penuh optimisme menepis keraguan tersebut. Berdasarkan evaluasi besar yang dijadwalkan pada Juni mendatang, Friderica yakin Indonesia memiliki modal kuat untuk bertahan.

Keyakinan ini bukan tanpa alasan. Indonesia dinilai memiliki salah satu standar keterbukaan informasi dan granularitas data terbaik di kawasan.

Transparansi inilah yang diharapkan menjadi nilai tawar positif di mata lembaga pemeringkat internasional seperti MSCI. Dengan integritas yang terjaga, status Emerging Market seharusnya tetap aman di tangan Indonesia.

Mengenai tinjauan MSCI kali ini, Friderica membocorkan bahwa kemungkinan besar tidak akan ada emiten baru yang masuk. Sebaliknya, ada potensi beberapa saham lama akan dikeluarkan karena sistem yang sedang di-"freeze" atau dibekukan untuk penyesuaian tertentu.

Mengenal Fenomena Saham HSC dan Langkah Tegas BEI

Isu lain yang tak kalah penting adalah soal bobot saham Indonesia dalam indeks global. Jika banyak saham yang dikeluarkan, porsi investasi asing di pasar saham kita berisiko menyusut.

Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyoroti satu kriteria khusus yang menjadi sorotan MSCI, yaitu High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi.

Saham-saham dalam kategori HSC ini dianggap memiliki risiko likuiditas dan transparansi karena hanya dikuasai oleh segelintir pihak. Sebagai langkah antisipasi dan perbaikan kualitas bursa, BEI telah mendepak saham-saham kategori ini dari indeks-indeks utama seperti LQ45, IDX80, dan IDX30.

Hingga saat ini, tercatat ada 10 emiten yang masuk dalam pantauan radar HSC sejak diumumkan awal April lalu. Penghapusan ini adalah sinyal bahwa regulator ingin memastikan indeks acuan benar-benar diisi oleh perusahaan dengan tata kelola yang sehat.

Free Float Jadi Senjata Utama

Staf Ahli Menko Perekonomian Bidang Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi, Evita Manthovani, menyatakan bahwa fundamental ekonomi kita sebenarnya masih sangat tangguh dengan valuasi yang kompetitif.

Untuk meningkatkan daya tarik bagi investor mancanegara, pemerintah bersama SRO (Self-Regulatory Organization) mempercepat agenda reformasi strategis.

Salah satu terobosan utamanya adalah menaikkan standar porsi saham publik (free float) secara signifikan. Jika sebelumnya batas minimal berada di angka 7,5 persen, kini targetnya dinaikkan menjadi 15 persen.

Tak hanya itu, porsi saham dalam indeks RTI 45 untuk sektor dana pensiun dan asuransi juga digenjot naik dari 8 persen menjadi 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanti-wanti OJK Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI Hari Ini

Wanti-wanti OJK Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI Hari Ini

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:14 WIB

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Diproyeksi Masih Anjlok

Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Diproyeksi Masih Anjlok

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:49 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:02 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB

Terkini

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

×