Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB
Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan
Emiten pengembang properti, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), membukukan lonjakan kinerja keuangan yang sangat signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Foto CBDK.
baca 10 detik
  • Laba CBDK Kuartal I-2026 melesat 317% yoy jadi Rp542 miliar berkat proyek CBD PIK2
  • Penjualan kaveling tanah komersial melonjak 492%, jadi penyumbang pendapatan terbesar.
  • CBDK miliki aset Rp22,4 triliun dan siap genjot pendapatan berulang lewat proyek NICE.

Suara.com - Emiten pengembang properti, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), membukukan lonjakan kinerja keuangan yang sangat signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Langkah strategis perusahaan dalam memonetisasi kawasan bisnis terpadu Central Business District (CBD) PIK2 terbukti menjadi motor utama penggerak pundi-pundi keuntungan perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan resmi yang dirilis perseroan, CBDK berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp743 miliar pada Kuartal I-2026. Angka ini mencerminkan pertumbuhan luar biasa sebesar 74 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Lonjakan pendapatan ini berimbas langsung pada profitabilitas perusahaan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melesat tajam hingga 317 persen (yoy) mencapai Rp542 billion.

Akselerasi performa finansial ini utamanya ditopang oleh kontribusi masif dari penyerahan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2. Segmen ini mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung (penyumbang terbesar) pendapatan perusahaan setelah mencatatkan pertumbuhan fantastis sebesar 492 persen secara tahunan.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, menegaskan bahwa capaian impresif di awal tahun ini menjadi bukti sahih keberhasilan strategi bisnis yang dicanangkan perusahaan.

"Pertumbuhan kinerja pada awal tahun ini menunjukkan bahwa strategi monetisasi kawasan bisnis yang kami bangun di CBD PIK2 terus menghasilkan momentum yang positif," ujar Steven Kusumo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/5).

Selain dari penjualan plot tanah komersial, pendapatan CBDK juga disokong oleh lini proyek komersial strategis lainnya, seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika. Tidak hanya fokus pada area bisnis, CBDK juga sukses mengintegrasikan kawasan terpadu tersebut melalui pengembangan produk residensial premium, di antaranya Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence.

Hingga per 31 Maret 2026, kesehatan finansial CBDK terlihat sangat kokoh dengan total aset yang tercatat mencapai Rp22,4 triliun. Kekuatan jangka panjang perseroan juga dijamin oleh kepemilikan land bank (tabungan tanah) yang sangat luas, yakni mencapai 694 hektare, yang seluruhnya siap dikembangkan untuk proyek-proyek masa depan di kawasan CBD PIK2.

Untuk memastikan pertumbuhan yang stabil di masa depan, CBDK kini tengah gencar memperkuat ekosistem kawasannya guna mendongkrak sumber pendapatan berulang (recurring income). Salah satu katalis utamanya adalah mulai beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Di samping itu, proyek prestisius Hotel Hilton PIK2 juga terus dikebut sebagai bagian dari diversifikasi usaha perseroan.

baca juga

"Ke depan, fokus CBDK tidak hanya pada pertumbuhan penjualan, tetapi juga pada penguatan ekosistem kawasan serta pembangunan sumber pendapatan berulang yang berkelanjutan," tutup Steven optimistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:22 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi dan Kapabilitas Pengambil Keputusan untuk Dorong Pertumbuhan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Ini Alasan Purbaya Ngotot Cari Utang lewat Panda Bond China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:44 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini Jadi Komisaris Pertamina Retail?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:33 WIB

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Purbaya Endus Pegawai DJP Kongkalikong dengan Pengusaha soal Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:22 WIB

×