- IHSG merosot 3,76 persen ke level 6.470 pada sesi pertama perdagangan hari Senin, 18 Mei 2026.
- Pelemahan terjadi akibat aksi jual saham global, ketegangan geopolitik Timur Tengah, serta perlambatan ekonomi di China.
- Tekanan domestik dipicu depresiasi rupiah serta kekhawatiran pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah saat ini di Indonesia.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan sesi I, sebanyak 20,07 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,94 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,71 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 90 saham bergerak naik, sedangkan 715 saham mengalami penurunan, dan 154 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatat penguatan terbesar di antaranya BLUE, BPTR, ABDA, LABS, dan GSMF.
Sementara saham dengan pelemahan terbesar yakni DSSA, TPIA, AMMN, APIC, dan KONI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.